KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Perayaan HUT Ke-80 RI di Kabupaten Bogor ternodai insiden berdarah. Tawuran antar warga di Desa Kalong Sawah pecah. Tepatnya antara warga Kampung Peuteuy dan Kampung Parung Sapi Kaum, terjadi usai pertandingan sepak bola, pada Minggu (17/8/2025) malam.
Seorang warga berinisial WS (43) tewas akibat luka bacok pada bagian perut.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan, saat kejadian pihaknya telah menurunkan kekuatan penuh untuk meredam situasi sekaligus mengejar para pelaku.
“Sejak malam kejadian, kami langsung terjunkan 75 personel untuk mengamankan lokasi, situasinya sempat memanas,” ungkap Kapolres saat dihubungi wartawan, pada Senin (18/8/2025).
Baca Juga: Korban Tawuran di Jasinga Dimakamkan, Warga Berharap Kejadian Tidak Terulang
Wikha Ardilestanto mengatakan, bentrokan bermula dari aksi saling ejek saat rombongan warga Kampung Parung Sapi Kaum melintas usai pertandingan bola.
“Awalnya terjadi lemparan batu, lalu berlanjut ke serangan balasan, bentrokan itu terjadi dua kali dalam selisih beberapa menit, hingga akhirnya menimbulkan korban jiwa,” jelas Kapolres Bogor.
Saat ini, Satreskrim Polres Bogor bersama tim Resmob tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga menjadi provokator.
“Udah ada perkiraan sih, ada orang yang memprovokasi, bahkan nomor mereka sengaja dimatiin setelah kejadian. Mereka kabur, dan sedang kami buru,” tegas Kapolres Bogor.
Baca Juga: Warga Dua Kampung di Jasinga Terlibat Tawuran, Satu Orang Meninggal Dunia
Wikha Ardilestanto memastikan kasus ini akan ditangani secara serius hingga pelaku utama ditangkap.
“Kami sudah sampaikan ke keluarga korban, kasus ini akan ditangani dengan maksimal. Unit Satreskrim bersama Resmob terus bergerak mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Segera mungkin, pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal akan ditangkap,” tandasnya.
Kapolres Bogor juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
“Kami sudah kumpulkan para kepala desa, polsek, dan Danramil. Kami minta semua pihak bisa meredam warganya agar tidak terjadi gesekan lanjutan,” jelas Kapolres Bogor.
Meski suasana Desa Kalong Sawah sempat mencekam, hingga Senin pagi kondisi berangsur kondusif. Pemakaman korban pun telah dilakukan dengan pengamanan ketat dari aparat.