KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengambil peran penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Tour de Malasari Halimun Salak 2025, ajang balap sepeda yang kini telah masuk kalender nasional.
Direktur Utama Perumda Tirta Kahuripan, Tedi Kurniawan menegaskan bahwa meski acara ini digagas ISSI Kabupaten Bogor, pihaknya hadir sebagai pendukung utama.
“Jadi sebenarnya bukan PDAM, jadi saya sebagai ketua pengcab ISSI Kabupaten Bogor. Jadi PDAM itu hanya supporting, supporting yang lain juga ada. Jadi supporting utama itu dari PDAM Kabupaten Bogor,” jelas Tedi Kurniawan.
Event ini diikuti ratusan atlet nasional dengan jumlah yang cukup besar.
Baca Juga: Pemkab Bogor Fokus Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Malasari Kecamatan Nanggung
“Untuk peserta yang road race yang start dari Pakansari dan finish di Kecamatan Nanggung itu ada 192 atlet dari berbagai daerah, terus untuk MTB itu ada 204 atlet nasional,” terang Tedi Kurniawan.
Menurut Tedi, dukungan Perumda Tirta Kahuripan selaras dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Bogor yang mendorong agar Tour Malasari Halimun Salak dapat menjadi agenda tahunan.
“Tour Malasari Halimun Salak ini memang sudah didaftarkan PB ISSI. Jadi memang Tour Malasari Halimun Salak ini yang pertama dan setiap tahun akan diadakan, dan ini support langsung dari Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati,” ungkapnya.
Selain menggerakkan olahraga balap sepeda, keterlibatan Perumda Tirta Kahuripan juga menjadi bagian dari upaya promosi wisata Kabupaten Bogor.
“Karena kan kita itu sekalian mempromosikan wisata di Desa Malasari dengan keindahan yang cukup bagus, alami. Itu yang kita promosikan sekalian,” kata Tedi.
Tedi menambahkan, respons dari para peserta sangat positif.
“Alhamdulillah respons dari peserta, mereka menginginkan ini terus berkelanjutan setiap tahun diadakan, mereka sangat antusias sekali,” ucapnya.
Dengan dukungan penuh dari Perumda Tirta Kahuripan, Tour Malasari Halimun Salak tidak hanya menjadi ajang sport tourism, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi wisata alam Kabupaten Bogor ke tingkat nasional.