“Tahun ini kita menyikapi situasi yang berkembang di negara kita. Tidak seperti tahun lalu yang sangat meriah dengan panggung besar, band, dangdut, dan jalan santai. Yang pertama, efisiensi anggaran,” ungkap Dody.
Meski sederhana, Dody menegaskan bahwa esensi utama perayaan tetap terjaga, yakni menjaga kekompakan dan mempererat hubungan antar pegawai.
Lomba-lomba tradisional dipilih karena mampu menghadirkan kebersamaan dengan biaya yang lebih efisien.
“Kita coba kemas kegiatan ini untuk kekompakan, karena ini ajang silaturahmi. Setahun sekali anggota Korpri kumpul, saling kenal dengan OPD lain. Ada lima lomba hari ini, dan semuanya tradisional,” ungkapnya.
Dody berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjalankan tugas dan pelayanan publik.
“Harapannya, karena silaturahmi ini, nanti koordinasi antar-OPD bisa lebih meningkatkan silaturahmi kerja pemerintah itu tidak berdiri sendiri, harus berkoordinasi. Ujungnya, agar program pemerintah sesuai visi-misi Wali Kota dan kebutuhan masyarakat bisa terwujud,” pungkasnya.