BOGOR, CEKLISSATU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen untuk menata kota dengan memangkas kabel udara semrwut di sejumlah titik.
Kabel udara semrawut yang ditertibkan antara lain di Jalan Sudirman, Jalan Pengadilan, dan Jalan Dewi Sartika. Kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Peranginan, Kota Bogor, Senin (30/3/2026).
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menjelaskan, bahwa pemutusan jaringan utilitas udara merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam menata kota agar lebih tertib dan nyaman.
Baca Juga: Penataan Kabel Udara di Kota Bogor
“Ini bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor untuk menata Kota Bogor supaya lebih ASRI. ASRI itu merupakan program dari Bapak Presiden: Aman, Sehat, Resik, dan Indah,” ujar Dedie.
Ia menambahkan, penataan jaringan utilitas tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo kepada para pimpinan daerah beberapa waktu lalu.
“Salah satu yang beliau sampaikan dalam arahan kepada pimpinan daerah adalah selain penataan billboard dan videotron, juga penataan kabel udara,” katanya.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Dukung Program Penurunan Kabel Udara ke Bawah Tanah
Lebih lanjut, Dedie menuturkan, bahwa Pemkot Bogor telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan program penataan kabel udara semrawut tersebut.
“Selama ini Pemerintah Kota Bogor sudah bekerja sama dengan Apjatel, yang di dalamnya terdapat beberapa provider dan operator yang mendukung pelaksanaan penurunan kabel udara ini sejak tahun 2022,” jelasnya.
Sejak 2022, Pemkot Bogor bersama pihak terkait telah menurunkan jaringan utilitas sepanjang hampir 16 kilometer.
“Hingga saat ini totalnya hampir 16 kilometer. Tahun ini targetnya 32 kilometer, namun pelaksanaannya diprioritaskan sekitar 10 hingga 15 kilometer. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus menata Bogor menjadi lebih baik,” tegas Dedie.
Sementara itu, pengerjaan penurunan kabel sepanjang 15 kilometer tengah dilakukan di beberapa segmen jalan.
“Ada enam segmen yang cukup panjang dan membutuhkan koordinasi intensif karena merupakan ruas jalan provinsi. Kami harus mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi, dan alhamdulillah sudah terbit. Selanjutnya, pengerjaan juga akan dilanjutkan di ruas Saleh Bustaman, Siliwangi, dan Batutulis pada tahun ini,” pungkasnya.