Tak hanya RTLH, Dedie Rachim juga meningkatkan program dengan konsep bedah rumah. Jika bantuan RTLH hanya sebesar Rp7 juta hingga Rp11 juta, maka program perbaikan rumah melalui bedah rumah memiliki anggaran yang dialokasikan sebesar Rp100 juta, sehingga penanganannya lebih komprehensif.
"Dengan program Bedah Rumah, Insyaallah akan lebih sempurna, baik dari pencahayaannya, kemudian sirkulasi udaranya, kemudian juga dari kualitas bangunannya. Jadi memang tentu ini perlu masukan dari masyarakat dan aktifnya pemerintah daerah, terutama di tingkat kelurahan bersama RT/RW untuk tadi, betul-betul bisa memetakan siapa yang membutuhkan supaya tepat sasaran," ujarnya.
Sebab, lanjut Dedie Rachim, dalam program ini yang berhak menerima bantuan adalah masyarakat yang berada pada kategori desil 1 hingga 5 dan memiliki alas hak yang jelas.
Dedie Rachim meyakini bahwa peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan melalui berbagai program keberlanjutan dari kepemimpinan terdahulu yang terus diperbaiki sesuai kebutuhan zaman.
Untuk itu, dalam program bantuan rumah ini pihaknya juga sepakat bahwa berbagai program yang sudah baik perlu dilanjutkan dan ditingkatkan.
"Jadi artinya memang konsistensi pemerintah untuk terus memastikan bahwa masyarakat Kota Bogor atau masyarakat di kabupaten/kota ini mendapatkan perhatian dari kepala daerah," ungkapnya.
Di samping program yang sudah berjalan dan sedang disiapkan, saat ini Pemkot Bogor juga sudah menyiapkan empat titik lokasi yang diajukan kepada Kementerian PKP melalui bantuan dari Kemendagri untuk dibangunkan hunian vertikal bagi masyarakat.
"Nah, kalau kemudian ini terbangun, maka paling tidak target dari pemenuhan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia dari Kota Bogor juga semakin dapat dirasakan oleh masyarakat. Jadi mohon bersabar karena pemerintah masih terus bekerja," ujarnya.
Untuk tahun 2025, Pemkot Bogor telah merealisasikan bantuan sosial RTLH BST dan BSTT kepada 2.122 rumah, dengan rincian sebanyak 257 rumah berada di kawasan kumuh dan 1.856 rumah di kawasan luar kumuh.
Sementara itu, pada 2026, RTLH sebanyak 1.138 unit dengan rincian 216 unit di kawasan kumuh, 922 unit di luar kawasan kumuh, serta 6 unit melalui program bedah rumah.