"Mereka telah melalui proses seleksi dan verifikasi berdasarkan data resmi keluarga miskin ekstrem yang dihimpun Dinas Sosial Kabupaten Bogor,” tambah Farid.
Farid mengatakan, proses pembelajaran akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar. Ini agar pendampingan dan pengembangan karakter siswa bisa dilakukan lebih maksimal.
Ini bukan sekadar pendidikan, tetapi upaya membangun masa depan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.
“Program Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu memberikan akses pendidikan yang lebih layak, sekaligus menciptakan ruang tumbuh yang aman dan mendidik bagi anak-anak yang selama ini mengalami keterbatasan dalam mengakses pendidikan formal,” ujarnya.
Untuk diketahui, Sekolah Rakyat adalah gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan wong cilik.
Visinya mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus transmisi kemiskinan.
Dengan misi, memberikan pendidikan berkualitas untuk siap menempuh pendidikan lanjutan. Menanamkan pola pikir pantang menyerah dan gigih dalam meraih masa depan.
Menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan cinta tanah air. Menguatkan rasa percaya diri, berkarakter dan berbudi pekerti luhur.