Saat ini Perumda Tirta Pakuan baru melayani Zamp di wilayah Kelurahan Mulyaharja sebanyak enam ribu pelanggan dan kedepan akan di perluas lagi.
"Nanti kita akan perluas, sekarang baru di mulyaharja sekarang baru 6000 rumahtangga kedepan tentu harus ditambah demikian juga nanti harus bergeser mana-mana saja wilayah-wilayah yang bisa di sambungkan dengan pipa HDPE nya PDAM yang masuk dalam kategori food greet.
"Jadi pipanya juga gak boleh pipa jaman dahulu karena pipanya harus benar-benar higienis dan pipa yang ada sekarang adalah pipa higienis kemudian ada juga sistem kontrolnya akan kelihatan berapa tingkat kejernihannya, kekeruhannya termasuk juga PH nya dan ini sudah melebihi kualitas yang di tetapkan jadi sangat laik untuk langsung diminum dari keran."papar nya.
Hal serupa sebelumnya pernah di luncurkan namun hanya pada spot-spot tertentu di wilayah SSA
Baca Juga: Dedie Rachim Wali Kota Bogor: Kualitas Terbaik Produk Perumda Tirta Pakuan
"Tapi kan itu hanya satu tempat nah kalau sekarang enam ribu rumah tangga enam ribu kan banyak, tadi kita hitung secara ekonomi itu rumahtangga bisa menghemat perbulan itu 300ribu tidak perlu lagi masak air.
"Artinya gas melonnya juga lebih hemat kemudian kalau yang tidak harus air panas tidak ngopi tidak ngeteh kan bisa langsung minum bisa langsung ditampung masukin ke lemari es bisa di minun jadi InsyaAllah ini. Memperkuat pelayanan terbaik untuk masyarakat Bogor dan 5 tahun kedepan akan kita perluas lagi jangkauannya.
Ia juga mengatakan dalam hal itu perlu investasi itu perlu penggantian pipa dengan biaya yang relatif tidak murah.