KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Satlantas Polres Bogor mencatat sebanyak 7.151 pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025 yang digelar sejak 14 hingga 27 Juli 2025.
Dari jumlah tersebut, penindakan terbanyak dilakukan melalui sistem ETLE Mobile 829 pelanggaran, disusul tilang manual sebanyak 416, dan teguran mencapai 5.906.
"Pelanggaran paling banyak dilakukan oleh pengendara motor yang tidak pakai helm berstandar SNI, yaitu 3.472 kasus, sedangkan untuk mobil, terbanyak karena tidak menggunakan sabuk pengaman 214 pelanggaran," ungkap KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, Senin (28/07/2025).
Baca Juga: 3.545 Kendaraan Terjaring Selama OPS Patuh Lodaya di Kota Bogor, Berikut Rinciannya
Selain penindakan, Satlantas juga mencatat 35 kejadian kecelakaan lalu lintas selama operasi berlangsung, dari total kejadian tersebut, tidak ada korban meninggal dunia.
Namun, sebanyak 17 orang mengalami luka berat dan 37 lainnya luka ringan, serta kerugian materi mencapai Rp61,4 juta.
"Angka kecelakaan ini menunjukkan penurunan dibanding tahun lalu. Ini berkat meningkatnya kesadaran masyarakat dan edukasi yang kami lakukan selama operasi," jelas Ardian.
Pihak kepolisian apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Bogor atas partisipasi dan kerjasamanya, sehingga Operasi Patuh Lodaya 2025 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.