BOGOR, CEKLISSATU.COM - Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, tetapi juga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Hal tersebut disampaikan Rio usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang dipimpin Wali Kota Bogor di halaman Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Kamis (12/3/2026).
“Hari ini kita melaksanakan apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Bapak Wali Kota Bogor. Itu adalah perintah yang akan kita laksanakan bersama, bukan hanya terkait arus mudik dan arus balik, tetapi juga menjaga situasi kamtibmas yang selama ini sudah menjadi kegiatan rutin kami,” ujar Rio.
Rio menjelaskan, dalam pelaksanaan pengamanan tersebut terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian khusus pihak kepolisian.
“Kita lebih spesifik untuk mengamankan situasi kamtibmas, termasuk melakukan kontrol terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik setiap hari, serta memberikan kemudahan bagi para peserta mudik yang akan pulang ke kampung halaman,” jelasnya.
Selain itu, Polresta Bogor Kota bersama Pemerintah Kota Bogor juga akan menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat.
“Kami bersama Pak Wali Kota, insyaallah pada tanggal 16 akan melepas mudik gratis sebanyak enam bus di Alun-alun Kota Bogor. Ini merupakan langkah mitigasi untuk mengurangi potensi kecelakaan, khususnya bagi masyarakat yang biasanya mudik menggunakan kendaraan roda dua,” katanya.
Sebelumnya, pada momentum Bulan Ramadan ini, Polresta Bogor Kota juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial di antaranya Gerakan Pangan Murah di kawasan Alun-alun Kota Bogor serta layanan ganti oli gratis bagi pengemudi ojek online di Mako Polresta Bogor Kota.
“Kemarin juga ada kegiatan Gerakan Pangan Murah, lalu ganti oli gratis untuk ojol kamtibmas. Itu merupakan bagian dari mitigasi yang diberikan Pemerintah Kota Bogor, termasuk penggantian peralatan seperti rem cakram dan oli bagi pengemudi ojek online di Kota Bogor,” ungkapnya.
Baca Juga: Polda Jawa Barat Terjunkan 26.982 Personel Siagakan Operasi Ketupat Lodaya 2026
Untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan kendaraannya selama mudik Lebaran, Polresta Bogor Kota bersama Pemerintah Kota Bogor dan Kodim 0606/Kota Bogor juga membuka layanan penitipan kendaraan.
“Kami akan menerima penitipan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Tidak hanya di Polres dan Polsek, dari Pak Dandim juga menyiapkan tempat penitipan di Koramil dan Kantor Kodim. Semua layanan ini tidak dipungut biaya,” jelas Rio.
Ia menambahkan, masyarakat hanya perlu memenuhi dua persyaratan untuk menitipkan kendaraan, yakni membawa STNK atau fotokopi STNK serta KTP. Saat pengambilan kendaraan setelah mudik, masyarakat cukup menunjukkan kedua dokumen tersebut.
Di akhir keterangannya, Rio juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga toleransi antarumat beragama, mengingat perayaan Idulfitri tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.
“Kami bersama Pak Dandim di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota akan bekerja maksimal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idulfitri, baik sebelum maupun setelah hari raya,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk saling menghormati dalam menjalankan ibadah.
“Saya meminta kepada seluruh masyarakat agar menjaga toleransi umat beragama. Jika ada kegiatan takbiran, mari kita juga menghormati saudara-saudara kita umat Hindu yang melaksanakan Hari Raya Nyepi,” tutupnya.