BOGOR, CEKLISSATU.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor sejak siang pada Kamis (4/12/25), memicu air bah kiriman yang tiba-tiba datang dan membuat lima wisatawan terjebak di kawasan Curug Seribu, Kecamatan Pamijahan.

Danru Damkar Sektor Leuwiliang, Suryana menjelaskan, bahwa para korban empat perempuan dan satu laki-laki tidak dapat menyeberang karena debit air sungai mendadak meningkat di Curug Seribu.

“Wisatawan main ke Curug Seribu. Terus hujan, besar. Di sana juga air udah naik. Itu juga nggak bisa turun,” kata Suryana saat dihubungi Ceklissatu.com.

Baca Juga: Tewas Terjepit Bebatuan, Jenazah Warga Pamijahan Ditemukan di Aliran Curug Seribu Setelah 9 Hari Menghilang

Ia menyebut, para wisatawan saat itu berada di pinggir sungai dan tidak dapat berpindah karena arus deras yang mendadak membesar.

“Sementara sudah proses evakuasi turun,” kata Suryana.

“Relawan-relawan juga sudah mengarah ke sana, memang lagi sedang turun kayaknya. Sedang koordinasi sama RT/RW,” kata dia.

Baca Juga: Hilang Misterius Sembilan Hari, Pria 45 Tahun Ditemukan Tewas Terjepit Batu di Curug Seribu Bogor

Diketehui, peristiwa wisatawan terjebak di Curug Seribu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga laporan ini dibuat, proses evakuasi masih berjalan.

Petugas juga menyiapkan pelampung untuk mengantisipasi risiko korban terbawa arus saat proses penurunan.