BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kementerian Pekerjaan Umum melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah memastikan kesiapan pengamanan lalu lintas di Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).

Hal tersebut guna mengantisipasi padatnya mobilitas masyarakat di wilayah Ciawi, Bogor, dan Sukabumi sepanjang libur Nataru.

Kepada wartawan, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyebutkan, infrastruktur jalan tol dan jalan nasional harus berfungsi optimal sepanjang libur Nataru.

Baca Juga: Pemkot Bogor Siapkan Empat Titik Utama untuk Pengendalian Operasi Kemanusiaan Nataru 2025

"Jalur nasional dan tol harus beroperasi lancar agar mobilitas masyarakat terjaga," ungkap Dody Hanggodo seperti dikutip pada Jumat (12/12/2025). 

"Seluruh langkah strategis sudah disiapkan dan tinggal dijalankan sesuai rencana," tambah Dody.

Untuk diketahui, tol Bocimi mempunyai panjang operasional 26,40 kilometer. Terdiri dari Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km dan Seksi 2 Cigombong-Cibadak (Parungkuda) sepanjang 11,05 km. 

Baca Juga: Jelang Libur Nataru,  Kapolda Jawa Barat: Rekrut Joki di Puncak Jadi Sukarela Pengaturan Lalin

Jalur tersebut akses utama menuju kawasan wisata dan permukiman Bogor Selatan-Sukabumi, ruas ini diprediksi mengalami lonjakan kendaraan saat libur Nataru.

Senada, Dirut PT Trans Jabar Toll, Abdul Hakim Supriyadi mengatakan, pengaturan lalu lintas dan pengawasan lapangan sudah diperkuat.

Posko Nataru di Gerbang Tol Parungkuda berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengawasan lalu lintas, dan manajemen insiden. 

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Perketat Pengawasan Jelang Nataru 2025/2026, Ramp Check hingga Tes Urine Awak Bus Dimaksimalkan

"Petugas juga ditempatkan di titik rawan kepadatan untuk mempercepat penanganan kondisi lapangan," bebernya.

Tidak hanya itu, aspek keselamatan menjadi prioritas dalam pelayanan Nataru. 

"Seluruh indikator Standar Pelayanan Minimum terus dipantau, mulai dari kondisi jalan, aksesibilitas, kecepatan tempuh rata-rata, hingga kesiapan unit pertolongan," ucapnya.

Baca Juga: Persiapan Nataru 2025, Dishub Kabupaten Bogor Kerahkan 350 Petugas Urai Kendaraan di Enam Titik Pengawasan

PT Trans Jabar Toll juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan di gerbang utama.

Disebutkan, lalu lintas di Parungkuda diproyeksikan mencapai 35.000–40.000 kendaraan. 

Posisinya yang berdekatan dengan Pasar Cibadak, rekayasa lalin disiapkan bersama Korlantas Polri guna mengurai potensi kemacetan.

Baca Juga: Wujudkan Energi Listrik untuk Rakyat, PLN UPT Bogor Lakukan Pemeliharaan Dua Tahunan Bay Penghantar 150 kV untuk Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan Jelang Nataru

Seluruh layanan darurat mulai dari mobil derek, ambulans, hingga kendaraan rescue telah disiagakan. 

Disaster Relief Unit (DRU) juga diaktifkan dengan peralatan penanganan cepat serta material darurat seperti cold mix untuk penambalan lubang pada musim penghujan.