Dosen Sains Komunikasi FISIP Universitas Djuanda Robby Firliandoko yang hadir sebagai pemateri menjelaskan bahwa penerapan Design Thinking penting karena mampu membantu pelaku usaha memahami kebutuhan dan permasalahan usaha secara lebih mendalam.
"Saya coba memposisikan diri saya sebagai fasilitator, memfasilitasi kawan-kawan peserta yang terdiri pengrajin, pemuda, pengusaha, kader PKK dan pemerintah desa untuk menggali potensi melalui diskusi kelompok. Dan ternyata hasilnya sangat menarik," ungkap pria yang juga Direktur Pelaksana Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor (Kabekraf).
Salah satu peserta, Hari Wiryawan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha.
“Kegiatan ini memberi banyak pengetahuan dan solusi atas permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha pengrajin tas di Desa Bojongrangkas,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Dharma Bakti berharap hasil pemetaan potensi desa dapat menjadi pijakan awal dalam merancang program pemberdayaan masyarakat yang lebih tepat sasaran dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea-Kabupaten Bogor.