Dalam upaya mengatasi kemacetan sejak tahun 2000, sejak tahun 2024 menginisiasi pelebaran dan peningkatan jalan alternatif lingkar selatan dengan mendorong swadaya masyarakat melalui hibah tanah untuk pelebaran jalan di titik-titik rawan kemacetan. Hal ini sudah terrealisasi dengan jumlah hibah 1.400 bidang tanah. Jika dirupiahkan menghemat APBD sebesar Rp4,248 miliar.
Dalam upaya mendukung kemajuan pariwisata, Camat Megamendung
Camat Megamendung membentuk Linmas Wisata sebagai upaya mengurai kemacetan serta menjaga premanisme berkedok tukang parkir atau Pak Ogah di sepanjang jalur wisata.
Baca Juga: Mitigasi Bantaran Sungai, Karang Taruna Kecamatan Bogor Selatan Susuri Cisadane
Di bidang kesehatan, melakukan program penekanan angka stunting melibatkan pengusaha sebagai bapak asuh, penguatan posyandu, pemberdayaan kader, edukasi gizi keluarga, dan integrasi lintas sektor untuk efektivitas program kesehatan ibu dan anak.
Sedangkan dalam penanganan bencana dan tanggap darurat yang terjadi di Megamendung, bekerjasama dengan pihak swasta melalui program CSR non-APBD dengan biaya kurang lebih Rp400 juta. Pembangunan jembatan rawayan secara cepat hanya dalam waktu delapan hari kerja.