BOGOR, CEKLISSATU.COM- Kabar membanggakan datang dari dunia konservasi satwa di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor kembali mencatat keberhasilan pengembangbiakan Elang Jawa (Nisaetus bartelsi).
Seekor anakan Elang Jawa dari pasangan Hanum dan Riska berhasil menetas pada 16 Juni 2026. Kelahiran ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya, dari sembilan keberhasilan reproduksi pasangan tersebut, anakan berhasil diasuh sepenuhnya oleh induknya secara alami atau parent-reared.
Sebelumnya, delapan anakan yang dihasilkan pasangan Hanum dan Riska mendapatkan bantuan perawatan dari keeper melalui metode hand-raise untuk memastikan keselamatan dan kelangsungan hidup mereka.
Namun, pada reproduksi yang kesembilan, kondisi indukan memungkinkan proses pengasuhan berlangsung secara penuh tanpa bantuan perawatan langsung dari keeper.
Meski pengasuhan diserahkan kepada induk, tim keeper tetap melakukan pemantauan secara intensif. Bedanya, pengawasan dilakukan dengan prinsip minim intervensi.
Pemantauan meliputi kondisi fisik dan perkembangan anakan, aktivitas serta perilakunya, pola pengasuhan induk, kesehatan Hanum dan Riska, hingga kondisi lingkungan di sekitar area perkembangbiakan.
Pendekatan tersebut dilakukan agar induk memiliki ruang untuk menjalankan perilaku pengasuhan secara alami, sementara kondisi induk dan anakan tetap terkontrol.
“Keberhasilan reproduksi Elang Jawa yang kesembilan dari pasangan Hanum dan Riska menjadi sebuah pencapaian penting bagi program konservasi kami. Hal yang paling istimewa adalah pada keberhasilan kali ini anakan dapat dirawat secara penuh oleh induknya,” ujar Imam Purwadi, Kurator Satwa Senior Taman Safari Indonesia–Bogor.