BOGOR, CEKLISSATU.COM – Pemkot Bogor melaksanakan Rapat Koordinasi Satuan Tugas Koperasi Kelurahan Merah Putih (Satgas KKMP) di Hotel Grande Padjadjaran, Senin (8/12/2025).

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, Rakor Satgas KKMP tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat implementasi Inpres 9 Tahun 2025 tentang Koperasi.

“Ini menjadi sesi yang menurut saya cukup strategis bahwa Inpres 9 2025 tentang koperasi itu cukup strategis. Tetapi faktanya di lapangan, 80 persen pengurus itu baru,” ujar Jenal.

Baca Juga: KKMP Batutulis Tembus Ratusan Anggota, Lurah Idrus Sebut Bakal Kembangkan ke Bisnis Produktif

Jenal menekankan pentingnya peran Satgas KKMP dalam memantau kondisi di lapangan.

“Hari ini Satgas yang bertugas memantau secara makro harus mengetahui kendala apa di lapangan,” ujarnya.

Salah satu kendala yang dibahas adalah persoalan lahan untuk pembangunan gerai koperasi.

Baca Juga: Ratusan Wakil Koperasi KKMP se-Kota Bogor Ikuti Pelatihan, Rahmat Hidayat: Tekankan Rekrutmen Anggota dan Penguatan Usaha

“Ideal lahan itu 1.000 meter. Namun faktanya Bogor sangat terbatas. Dari 40 yang diusulkan kemarin, hanya dua yang disetujui, yaitu di Cilendek Timur dan Ciparigi. Progres pematangan lahannya sudah berjalan,” jelasnya.

Selain itu, Jenal juga menyampaikan terkait dengan proses pencairan pinjaman dari Danantara.

“Pinjaman sampai Rp3 miliar itu ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Walaupun jaminannya bisa DAU atau DAK, tetapi saat proses pencairan, BI checking semua pengurus dicek. Ada satu yang bermasalah, semua gagal,” tegas Jenal.

Baca Juga: Resmi Diluncurkan, Koperasi Kelurahan Merah Putih Bantarjati Jadi Ekosistem Perekonomian

Jenal berharap Rakor Satgas KKMP tidak hanya menjadi acara seremonial.

“Satgas bertanggung jawab mencarikan, membahas, dan mengoordinasikan solusi hingga ke tingkat provinsi maupun pusat. Saya harap kegiatan ini betul-betul menghasilkan forum dan diskusi yang memberikan solusi,” tutup Jenal.