BOGOR, CEKLISSATU.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin kembali muncul ke publik usai sempat vakum karena masalah kesehatannya.
Sebelumnya, Jenal Mutaqin harus beristrahat total untuk memulihkan kesehatannya.
Jenal Mutaqin menegaskan, kini kondisinya mulai membaik dan kembali menyoroti pentingnya percepatan perbaikan jalan rusak dan berbahaya di Bogor.
Menurutnya, langkah percepatan jalan rusak di Kota Bogor bisa dilakukan melalui berbagai skema, termasuk pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikelola oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
“Kalau APBD dikhawatirkan menjadi temuan BPK, kita bisa memanfaatkan CSR. Bapperida yang mengelola CSR bisa mengarahkan bantuan untuk pengaspalan jalan nasional yang dinilai lambat penanganannya dan membahayakan,” jelasnya di Balai Kota Bogor, Kamis (5/3/2026).
Menurut Jenal, inisiatif pengaspalan yang pernah dilakukannya berangkat dari pengalaman pribadi sebagai pengguna jalan.
Ia bahkan mencontohkan beberapa kejadian di mana keluarganya hampir mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan rusak.
Baca Juga: Hanya 8 Menit dari Kantor Bupati Bogor, Jalan Rusak Ini Bertahun-tahun Tak Tersentuh
“Anak saya hampir jatuh di Tajur, lalu adik ipar saya juga hampir jatuh karena lubang di Ciampe. Jadi ini lebih kepada spontanitas saya sebagai warga dan pengguna fasilitas, demi keselamatan warga,” tuturnya.
Ke depan, Jenal Mutaqin berencana memanggil Bapperida untuk membahas potensi pemanfaatan dana CSR tahun 2026 untuk membantu percepatan perbaikan jalan yang dinilai berbahaya.
“Nanti kalau saya sudah lebih fit, minggu depan saya akan panggil Bapperida untuk melihat rencana CSR tahun 2026. Salah satu opsinya adalah pengaspalan jalan pusat dan nasional yang membutuhkan percepatan,” katanya.