Sedangkan dari sisi jenis inovasi, para peserta banyak mengusung tema yang relevan dengan permasalahan di Kota Bogor, seperti lingkungan hidup, energi terbarukan, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.
Pada kesempatan itu Rudy menyampaikan banyak ide inovatif yang berangkat dari keresahan dan kepedulian terhadap isu-isu lokal. Saat sesi presentasi di Balai Kota, sejumlah inovasi dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Rata-rata inovasi berawal dari keresahan. Saya menyaksikan sendiri saat mereka expose di Balai Kota, beberapa hal memang harus kita kuatkan,” tuturnya.
Baca Juga: 176 Senat dari 24 PTN-BH Fokus Optimalkan Ekosistem Riset Inovasi hingga Wujudkan Ketahanan Nasional
Untuk memperkuat inovasi tersebut, Pemkot Bogor menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak. Bagi pelajar, tahun ini ada kolaborasi dengan Salam Ekosistem melalui program Student Enterpreneurship Project (STEP).
Sedangkan bagi masyarakat umum, inovasi akan difasilitasi dan diinkubasi bersama Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB.
“Kita berharap produk-produk masyarakat bisa diinkubasi di LKST agar layak diproduksi massal dan dikonsumsi secara luas. Mulai dari kemasan yang baik sampai ke skala produksi,” jelasnya.