BOGOR, CEKLISSATU - Dampak hujan deras disertai angin yang melanda beberapa wilayah di Kota Bogor, mengakibatkan bebrapa pohon dan rumah ambruk diduga diakibatkan angin yang cukup kencang, pada senin sore (22/9/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat dikonfirmasi ceklissatu.com, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan pihaknya mencatat banyak pohon tumbang dan rumah ambruk di beberapa wilayah Kota Bogor.
"Banyak kejadian pohon tumbang dan masih dalam penanganan," singkat Dimas.
Berdasarkan hasil catatan laporan sementara pihak BPBD, Kota Bogor, wilayah yang mengalami pohon tumbang dan ada beberapa yang telah di tangani ada juga yang masih dalam penanganan maupun yang belum sempat ditangani, diantaranya adalah:
Pohon tumbang RT 006/RW 015 , Kelurahan Menteng, Pohon tumbang Jalan Abesin Gang Masjid RT 004/RW 004 , Kelurahan Cibogor, Pohon Tumbang RT 002/RW 001 , Kelurahan Gunung Batu, Pohon Tumbang Jalan A.Yani RT 002/RW 002 ( Depan Keuskupan ) , Kelurahan Tanah Sareal, Pohon Tumbang Panaragan Kidul RT 005/RW 005 , Kelurahan Panaragan, Pohon Tumbang Di Area Depan dan Di Area Dalam Mako Yonif 315, Pohon Tumbang Depan Wisma Juanda RT 002/RW 008 , Kelurahan Paledang, Pohon Tumbang Jalan Jabaru RT 001/RW 005 , Kelurahan Pasir Kuda, Pohon Tumbang RS PMI, Pohon Tumbang RT 003/RW 013 , Kelurahan Paledang, Pohon Tumbang Komplek BPPB RT 001/RW 007 , Kelurahan Pasir Mulya, Pohon Tumbang Jalan Meranti Kelurahan Pasir Jaya
Selain pohon tumbang, atap serta bangunan rumah di beberapa lokasi juga mengalami ambruk diantaranya,
Atap Rumah Terbawa Angin RT 002/RW 008 , Kelurahan Menteng, Atap Rumah Terbawa Angin RW 003 , Kelurahan Pasir Kuda, Tembok Rumah Ambruk Jalan Jabaru RT 001/RW 005 , Kelurahan Pasir Kuda.
Banyaknya pohon tumbang dan beberapa rumah terdampak dengan keterbatasan personil dan lokasi yang berbeda-beda sehingga saat itu ada beberapa lokasi yang belum sempat ditangani pihak BPBD, namun begitu, BPBD saar itu terus berupaya agar semua titik dapat diberikan penanganan.
"Yang belum penanganan dalam faktor berbagi dengan lokasi yang lain InsyaAllah kita proses karena banyaknya lokasi titik, Alhamdulillah oleh teman-teman, potensi yang ada di kota bogor itu kita berjibaku bersama berbagi titik." tutup Dimas.