Tak hanya mengusung semangat nasionalisme, Festival Merah Putih juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial. Di antaranya donor darah, bakti sosial ke panti jompo dan panti asuhan, program Wakaf Tanaman Alpukat untuk penghijauan, serta fasilitasi sertifikasi tanah wakaf bekerja sama dengan ATR/BPN Kota Bogor.
Bidang pendidikan turut menjadi perhatian melalui program Generasi Emas Merah Putih. Sebanyak 1.000 siswa SD akan mengikuti Wisata Kebangsaan ke Museum Kepresidenan Balai Kirti, sedangkan 1.000 siswa SMP dijadwalkan mengikuti Wisata Perjuangan di Museum PETA. Selain itu, akan digelar Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) tingkat SD hingga SMA pada 29 Agustus di SVI IPB.
Festival juga diramaikan berbagai kegiatan olahraga dan ekonomi kreatif. Padel Merah Putih Championship akan digelar pada 15 Agustus, sementara Festival Kopi Legendaris di Lapangan Sempur pada 21–23 Agustus menghadirkan puluhan pelaku UMKM kuliner dan kedai kopi legendaris. Panggung Fashion Show Kids Lawang Salapan yang melibatkan anak-anak panti asuhan juga menjadi bagian dari rangkaian acara pada 28 Agustus.
Syahril berharap masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian Festival Merah Putih hingga acara penutupan.
"Kami mengundang seluruh warga Kota Bogor dan sekitarnya untuk hadir meramaikan acara penutupan di Lanud Atang Sendjaja. Mari kita satukan langkah dan gelorakan semangat kebangsaan ini bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur dan cinta kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutupnya.