BOGOR, CEKLISSATU.COM - Kondisi jalan rusak di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, tepatnya di Jalan H. Iyang RT 03 RW 09, hingga kini belum mendapat perbaikan meski telah diusulkan sejak bertahun-tahun lalu.
Jalan rusak sepanjang sekitar 800 meter dengan lebar kurang lebih tiga meter itu menjadi akses vital bagi aktivitas warga, pesantren, dan sekolah, namun kondisinya kerap becek dan sulit dilalui, terutama saat hujan.
“Nah ini sejak dari tahun 2017, sudah pernah kami mengajukan penyampaian secara lisan kepada pihak pemerintah dalam hal ini, baik di RT, di RW, maupun di tingkat kelurahan,” kata Kepala Sekolah SMP–SMA Alquran Wahdah Islamiyah, Muhammad Hamka saat dijumpai, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, Jalan Haji Iyang telah memiliki nama resmi sejak 2020, yang menurutnya menandakan status jalan tersebut bukan jalan pribadi.
“Kalau informasinya, ini masuknya jalan desa. Jadi bukan jalan pribadi,” kata Hamka.
Ia juga menjelaskan, jalan tersebut merupakan jalur aktif yang digunakan setiap hari oleh warga dan pelajar, bahkan menjadi jalur alternatif saat kawasan Stadion Pakansari ditutup.
“Karena jalan ini ketika gor ditutup, Stadion Pakansari ditutup, jalurnya itu warga-warga sekitaran sini yang mau melintas, bahkan orang dari luar itu lewatnya di sini. Jadi jalur alternatif,” katanya.
Hamka menyebut kondisi jalan rusak dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas pendidikan dan ekonomi.
kondisi tersebut membuat aktivitas pendidikan dan warga menjadi terganggu.
Baca Juga: Drainase dan Perilaku Buruk Warga Mempercepat Jalan Rusak
“Jadi kalau seperti ini terus kan orang gak bakalan masuk datang belajar disini kalau kondisi jalan seperti ini,” katanya.
Padahal, berdasarkan data dari Google Maps, lokasi jalan ini hanya berjarak sekitar delapan menit dari pusat Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong.
Hamka menyebut, pihaknya sempat berharap setelah adanya pengukuran di lapangan, perbaikan akan segera dilakukan.
Baca Juga: Jalan Rusak di Rancamaya Bogor, Warga Swadaya Lakukan Perbaikan
“Udah datang ngukur-ngukur nih, jadi kita sudah agak berharap, mau dibangun jalannya, ternyata sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut,” keluhnya.
Hamka berharap pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikanjalan tersebut, mengingat fungsinya yang luas bagi masyarakat.
“Ya harapan saya tentu dari pihak pemerintah, supaya bisa disenggerakan perbaikan jalan ini. Bukan hanya untuk kebutuhan pesantren. Tetapi kebutuhan untuk warga sekitar yang bisa mengakses jalan ini,” pungkasnya.