KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Rapat percepatan penataan dan operasional Pasar Petani Garuda bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto melibatkan Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias, berlangsung di Pendopo Bupati Bogor, beberapa Waktu lalu.

Rapat tersebut guna menyatukan langkah dan mempercepat proses penataan sekaligus penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar dapat berjalan secara optimal dan segera dimanfaatkan masyarakat. 

Kebijakan tersebut dipuji para petani tanaman buah dan hias karena dianggap berpihak kepada petani kecil.

Baca Juga: Tinjau Lokasi Munculnya Asap di Area PT Antam, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pastikan Tidak Ada Korban

Pemkab Bogor berkomitmen terus mendorong percepatan penataan serta memastikan operasional Pasar Petani Garuda berjalan sesuai dengan kebutuhan petani dan masyarakat, sehingga dapat menjadi penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Bogor.

Sinergi antara pemerintah daerah, komunitas petani, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pasar Petani Garuda sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang tertata, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, Pasar Petani Garuda disiapkan sebagai ruang strategis untuk mendukung pemasaran hasil pertanian lokal, khususnya komoditas buah dan tanaman hias unggulan Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Pemkab Bogor Siapkan Mudik Gratis Lebaran 2026, 40 Bus akan Angkut Warga Tegar Beriman

"Kami duduk Bersama, bermusyawarah dan menyatukan langkah guna mempercepat proses penataan serta penetapan operasional Pasar Petani Garuda dapat berjalan optimal dan segera dimanfaatkan masyarakat,” ucap Rudy Susmanto dalam keterangan resminya.

Rudy Susmanto menyebutkan, kehadiran Pasar Petani Garuda tidak hanya menjadi sarana transaksi jual beli, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan petani agar memiliki akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

"Pasar Petani Garuda hadir bukan sekadar menjadi harapan baru, juga hadir memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para petani buah dan tanaman hias untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” beber Rudy Susmanto.

Baca Juga: Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang

Sementara itu, petani Benih Tanaman Buah, Ruslan mengungkapkan, kehadiran Pasar Petani Garuda sangat membantu para petani benih tanaman buah dan tanaman hias. 

Ruslan menilai, apabila para petani harus menyewa lahan secara mandiri, hal tersebut akan menjadi beban yang tidak sanggup mereka penuhi. Namun berkat kebijakan Bupati Bogor kami sangat terbantu.

Petani Tanaman Buah 2.webp
RAPAT: Rapat percepatan penataan dan operasional Pasar Petani Garuda bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto melibatkan Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias, di Pendopo Bupati Bogor, beberapa Waktu lalu. FOTO: DISKOMINFO

"Alhamdulillah, kehadiran Pasar Petani Garuda sangat membantu kami para petani benih tanaman buah dan tanaman hias. Kebijakan Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto, ini sangat berpihak kepada petani kecil,” tutur Ruslan.

Baca Juga: Pemkab Bogor Gelontorkan Rp550 Juta untuk Perbaikan Empat Kelas SDN Ciasmara 05 di APBD Perubahan 2026

Selain itu lanjut Ruslan, kebijakan tersebut sangat memberikan dukungan besar terhadap kesejahteraan para petani. 

"Kedepan kami para petani benih tanaman buah dan tanaman hias dapat terus tumbuh dan berkembang," tutupnya.