BOGOR, CEKLISSATU.COM - Dua pohon tumbang di Jalan Tirto Adhi Soerjo, tepat di depan Kantor PWI Kota Bogor dan Kelurahan Tanah Sareal, pada Selasa (21/10/2025) malam.
Pohon tumbang akibat angin kencang dan hujan deras itu sebabkan akses jalan di depan kantor PWI Kota Bogor itu sempat tertutup total.
Danru Piket Regu 3 BPBD Kota Bogor, M. Fajar Solehudin menyampaikan, bahwa tim langsung bergerak sesaat setelah menerima laporan dari warga melalui media sosial mengenai pohon tumbang itu.
Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Pabrik Aparel di Cibungbulang Bogor, Sejumlah Orang Histeris Kesurupan Massal
"Kami segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi agar jalur kembali normal," ujarnya.
Untuk sementara, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat ditutup sebagian karena batang pohon melintang di badan jalan.
Petugas dari BPBD Kota Bogor bersama unsur terkait, termasuk Kelurahan Tanah Sareal, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, PLN, serta warga sekitar, melakukan upaya pemangkasan dan pembersihan material pohon agar akses jalan dapat segera dibuka kembali.
Baca Juga: Angin Kencang dan Longsor Tutup Akses Jalan di Citeureup, Pohon Tumbang Timpa Mobil Kijang
Berdasarkan laporan resmi BPBD Kota Bogor, kejadian ini tergolong bencana alam akibat cuaca ekstrem dengan jenis kejadian pohon tumbang. Laporan diterima sekitar pukul 20.10 WIB, dan penanganan selesai dilakukan pada pukul 20.40 WIB.
Pohon jenis Sapu dengan tinggi sekitar 10 meter dan diameter 50 sentimeter tersebut menimpa kabel listrik PLN dan menutup akses jalan utama di depan Puskesmas Tanah Sareal. Meski begitu, tidak ada laporan korban jiwa, luka-luka, maupun warga yang harus mengungsi.
Petugas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) segera melakukan asesmen dan pemangkasan pohon di lokasi.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Fasilitas Sekolah dan Rumah Warga di Kabupaten Bogor
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko juga meninjau langsung kondisi di lapangan untuk memastikan penanganan pohon tumbang berjalan optimal.
Hingga Selasa malam, proses pembersihan telah selesai dilakukan dan akses jalan sudah kembali dapat dilalui warga.
Tidak terdapat kebutuhan darurat tambahan dalam penanganan kejadian ini.