Menurut Devi, posisi pohon yang miring di pinggir jalan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Selain itu, kondisi akar, batang, dan kambium pohon juga telah mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Kami memutuskan untuk menebang pohon tersebut. Kami mohon izin kepada seluruh pemerhati lingkungan maupun masyarakat, dan memohon maaf sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Devi menjelaskan alasan pemangkasan dilakukan pada siang hari. Menurutnya, faktor keselamatan pekerja menjadi prioritas utama, terlebih kondisi cuaca akhir-akhir ini sering turun hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Ini Cerita dan Penumpang Angkot sebelum Tertimpa Batang Pohon 

“Kenapa kami melaksanakannya pada siang hari? Sebetulnya kami sudah beberapa kali melakukan pemangkasan pada malam hari. Namun, karena belakangan ini hujan cukup sering dan batang pohon menjadi licin, kami mengutamakan keselamatan pekerja. Maka dari itu, kami lakukan pemangkasan di siang hari hingga titik aman dengan bantuan skylift,” jelas Devi.

Langkah ini diambil bukan tanpa pertimbangan, melainkan demi menjaga keselamatan warga dan pengguna jalan dari potensi bahaya akibat pohon tumbang.