BOGOR, CEKLISSATU.COM Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Elva Adhyaksani, menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung penyelenggaraan keberangkatan calon jamaah haji tahun 2026.
Ia menjelaskan, persiapan tersebut telah dimulai sejak November 2025, sesuai arahan dari Kementerian terkait penyelenggaraan haji.
“Persiapan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk penyelenggaraan haji tahun 2026 sudah dilaksanakan sejak November 2025. Sesuai arahan Kementerian, Dinas Kesehatan kabupaten/kota melakukan pemeriksaan kesehatan jamaah haji, mulai dari pemeriksaan fisik, kesehatan jiwa, hingga kebugaran,” ujar Elva.
Baca Juga: Kloter Pertama Jemaah Haji Kabupaten Bogor Diberangkatkan, Tertua 88 Tahun Termuda 17 Tahun
Pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung hingga Desember 2025 dengan melibatkan sekitar 95 tenaga medis yang berasal dari rumah sakit, puskesmas, serta Dinas Kesehatan Kota Bogor.
Elva menyebutkan, jumlah calon jamaah haji Kota Bogor tahun 2026 mencapai sekitar 765 orang. Mereka dijadwalkan berangkat dalam dua kelompok terbang (kloter).
“Untuk kloter pertama, jamaah akan masuk embarkasi pada 2 Mei dan dijadwalkan terbang pada 3 Mei. Sementara kloter kedua, masuk embarkasi pada 19 Mei dan terbang pada 20 Mei,” jelasnya.
Selama pelaksanaan ibadah haji, para jamaah akan didampingi oleh Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang berjumlah empat orang, terdiri dari dokter dan perawat, masing-masing dua orang di setiap kloter.
TKHI bertugas memantau kondisi kesehatan jamaah sejak keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Indonesia. Mereka juga akan melaporkan kondisi kesehatan jamaah, termasuk jika terdapat kasus sakit atau meninggal dunia, kepada Dinas Kesehatan di tanah air.
“Pelaporan dilakukan secara berkala, termasuk untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan saat kepulangan, misalnya jika ada jamaah yang memerlukan ambulans,” kata Elva.
Baca Juga: 445 Jemaah Haji Kloter ke-3 dari Kabupaten Bogor Diberangkatkan
Selain itu, Dinkes Kota Bogor juga akan melakukan pemantauan kesehatan jamaah setelah kembali ke Indonesia, guna mendeteksi kemungkinan adanya penyakit yang dialami pasca-perjalanan haji.
Elva menambahkan, seluruh calon jamaah haji telah menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi yang diwajibkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
“Insyaallah seluruh jamaah sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi. Mudah-mudahan pelaksanaan haji berjalan lancar, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air,” tutupnya