BOGOR, CEKLISSATU – Tiga remaja beserta tiga bilah senjata tajam jenis golok diamankan petugas kepolisian Polsek Bogor Selatan Dalam patroli rutin yang digelar di wilayah Kampung Cibereum, Kelurahan Mulyaharja, pada minggu dinihari (15/6/2025) 

Menurut Kapolsek Bogor Selatan, AKP Sonson Sudarsono, mengungkapkan bahwa aksi tersebut digagalkan berkat hasil kerja sama antara kepolisian dengan unsur kelurahan, RT, dan RW setempat. Demi memberikan rasa aman dan nyaman dirinya akan rutin melaksanakan patroli dengan sasaran wilayah perbatasan seperti Cikaret, Mulyaharja, dan Tajur dan titik. rawan lainnya. 


"Ketika saya melintas ke wilayah Kampung Cibereum, Kelurahan Mulyaharja, kami melakukan live streaming di Instagram dan memantau akun-akun yang terindikasi sebagai bagian dari kelompok yang akan melakukan tawuran. Jadi memang ada sekelompok orang yang akan melakukan tawuran," ungkap Kapolsek Bogor Selatan, AKP Sonson Sudarsono. 

Baca Juga: Meresahkan Warga, Tawuran di Desa Muhara Citeureup Kembali Terjadi Sabtu Dini Hari

Lebih lanjut AKP Sonson memaparkan Ketiga remaja tersebut berhasil diamankan sekitar pukul. 03.30 WIB sampai saat ini ke tiga Remaja itu masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bogor Selatan untuk mencari informasi lebih lanjut, terutama terkait kepemilikan senjata tajam yang mereka bawa saat itu. 

"Ketiga remaja tersebut saat ini berada di kantor Polsek Bogor Selatan untuk dimintai keterangan terkait kepemilikan senjata tajam," paparnya. 

Demi mencegah aksi serupa. AKP Sonson juga mendorong para lurah, RT, dan RW untuk bersinergi dengan pihak kepolisian dengan mengaktifkan program pos terpadu jaga warga yang telah digagas oleh Polsek Bogor Selatan

 "Untuk para Lurah, RT dan RW di masing masing wilayah khususnya di Bogor Selatan harus melakukan sinergi juga membuat pos terpadu jaga warga yang di programkan oleh Polsek Bogor Selatan," ujarnya.

Baca Juga: Polres Bogor Gagalkan Aksi Tawuran Sekelompok Remaja di Citeureup, Sita Sejumlah Sajam

Atas kejadian itu Polsek Bogor Selatan  mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar terjauh dari hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Banyak orang tua yang tidak mengetahui aktivitas anaknya, karena anak-anak ini bermain dan berkoordinasi lewat media sosial, terutama Instagram," tutupnya