Ia juga menyinggung peran instansi terkait dalam pengawasan pekerjaan proyek jalan.

“Intinya PUPR ini yang punya, lpemborong mereka yang punya aturan dan ukuran,” kata dia.

Terlebih, kata dia, masyarakat tidak hanya menginginkan pekerjaan cepat selesai, namun juga memperhatikan kualitas dan kerapihan.

“Karena ini kan buatan manusia, kembali lagi ke kualitasnya itu,” sindir dia.

Menariknya, lokasi jalan yang aspalnya mengelupas ini berada di Desa Bojong Koneng, yang juga dikenal sebagai lokasi kediaman Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

Berdasarkan penelusuran Google Maps, titik jalan yang rusak tersebut berjarak sekitar 5 kilometer dari rumah Prabowo.