KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Menyusul rencana Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan melibatkan warga dalam pemulihan hutan rusak dengan upah Rp50 ribu per hari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merespons bahwa mereka saat ini sudah menjalankan program penanaman pohon dan pembangunan hutan kota secara bertahap.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa Kabupaten Bogor telah lebih dulu memulai langkah konkret pemulihan ruang hijau dalam beberapa bulan terakhir, bahkan sebelum kebijakan provinsi tersebut
diumumkan.
Rudy menjelaskan bahwa pekan depan Pemkab Bogor akan menggelar rapat bersama sejumlah pihak swasta untuk membahas dukungan CSR guna mempercepat pembangunan hutan kota di berbagai titik.
Menurutnya, Pemkab sudah memetakan sejumlah lokasi yang siap dilakukan penghijauan.
“Kita sudah inventarisir, ada kurang lebih 200 hektare akan kita tanam,” kata Rudy kepada Ceklissatu.com, Senin (8/12/25).
Selain itu, Pemkab Bogor juga mendapat dukungan dari penyanyi nasional Iwan Fals yang akan menggelar konser di Kabupaten Bogor minggu depan.
Rudy menyebut bahwa sang musisi meminta satu syarat khusus sebelum manggung.
“Kita sangat mengapresiasi bahwa beliau mau konser di Kabupaten Bogor dengan satu syarat, saya konser, saya harus menciptakan hutan, menghijaukan Kabupaten Bogor,” katanya.
Sebelum konser berlangsung, Pemkab Bogor dan manajemen Iwan Fals akan melakukan kegiatsn penanaman pohon sebagai bagian
dari pembangunan hutan kota.
“Titiknya dari pihak manajemen sedang menentukan beberapa lokasi, kita menyarankan di Jalan Bojonggede–Kemang, sepanjang 12 kilometer,” jelas Rudy.
Baca Juga: Inovasi Aplikasi Ngupahan dan SiGardaMas Jadi Unggulan Kabupaten Bogor Pada IGA Award 2025
“Kita sudah lakukan penanaman 1 kilometer, masih kurang 11 kilometer, tapi nanti dari pihak manajemen akan menentukan di titik mana akan dilakukan penanaman,” sambung Rudy.
Kendati demikian, meski telah memaparkan kesiapan program penghijauan di Kabupaten Bogor, Rudy belum menjelaskan apakah skema upah Rp50 ribu per hari bagi masyarakat seperti yang digagas Gubernur Dedi Mulyadi akan diterapkan juga di wilayahnya.