BOGOR, CEKLISSATU.COM – Komunitas Penggiat Pelestari Lingkungan (Pepeling) Puncak berkolaborasi dengan warga lokal melakukan aksi bersih-bersih di Sungai Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (12/9/2025).
Aksi bebersih Sungai Cisarua itu merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pelestarian alam.
Pepeling dan warga berhasil mengangkat ribuan kilogram sampah yang menumpuk berhasil diangkat dari aliran Sungai Cisarua.
Baca Juga: Dedeuh Ka Lembur, Dedie Rachim Bersama Warga Bebersih Saluran Air
Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen kuat masyarakat untuk menjaga sungai tetap bersih dan mencegah banjir.
Ketua Pepeling, Taufik Hidayat, menekankan pentingnya kesadaran bersama menjaga kebersihan sungai.
Dukungan datang dari BPD Citeko dan pengelola Pasar Cisarua yang mengapresiasi aksi ini sebagai contoh positif bagi warga.
Baca Juga: Bebersih Situ dan Tebar Benih Ikan di Situ Cibinong
“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa menjaga sungai tetap bersih adalah tanggung jawab bersama. Sampah yang dibuang sembarangan bisa menyebabkan banjir dan merusak ekosistem,” tegas Taufik.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Citeko, Ahmad Gozali menyampaikan apresiasi atas suport dan dukungan yang telah diberikan pada kegiatan tersebut.
“Kolaborasi Pepeling dan warga dalam menjaga kebersihan Sungai Cisarua ini harus kita apresiasi,” ujarnya.
Baca Juga: Pramono Anung Perintahkan Bebersih Kawasan Sungai Ciliwung, Begini Arahannya
Selanjutnya, Kepala Pasar Cisarua, Aria juga mengapresiasi langkah dan upaya yang dilakukan rekan-rekannya di komunitas Pepeling Puncak dengan kepeduliannya terhadap Sungai Cisarua.
“Kegiatan ini bisa mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kesadaran lingkungan, dan bisa menjadi contoh bagi RT lain untuk bersama menjaga kebersihan sungai,” katanya.
Melalui aksi bersih Sungai Cisarua, Pepeling bersama masyarakat mengajak seluruh lapisan warga untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai serta mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas banjir.
Selain membersihkan sungai, relawan juga memasang papan larangan membuang sampah di sungai.