BOGOR, CEKLISSATU.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) berencana membangun Politeknik Statistik STIS di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
Kepala BPS Kabupaten Bogor, Daryanto menjelaskan, bahwa pembangunan perguruan tinggi kedinasan tersebut ditandai dengan pencanangan lokasi pada 22 Desember 2025 lalu, meski belum masuk tahap konstruksi.
Daryanto menyebut, lokasi kampus Politeknik Statistik STIS berada sekitar 400 meter dari SMA Negeri 1 Gunung Sindur, dengan luas lahan 9,7 hektare.
Baca Juga: BPS Sebut Kabupaten Bogor Jadi Daerah Tujuan Wisata Utama dan Tertinggi di Jawa Barat
Tanah tersebut merupakan hibah dari BRIN yang diserahkan pada September lalu dan kini telah menjadi aset BPS.
“Tanah ini hibah dari BRIN, tapi sekarang sudah jadi milik BPS, jadi yang bangun BPS,” kata Daryanto saat ditemui Ceklissatu.com di kantornya, Jumat (9/1/26).
Kemudian, pembangunan fisik kampus ditargetkan mulai 2026 atau 2027.
Baca Juga: Inflasi Jakarta Desember 2025 Tercatat 0,33 Persen, BPS Ungkap Pemicu Utamanya
Nantinya, kata Daryanto, Politeknik Statistik STIS yang saat ini berlokasi di Jalan Otista, Kampung Melayu, akan dipindahkan seluruhmya ke Gunung Sindur.
Ia memperkirakan keberadaan ribuan mahasiswa STIS akan membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar, terutama sektor makanan, hunian, dan jasa pendukung.
“Menurut saya itu akan banyak multiplayer efeknya entah warung, restoran, atau bahkan mungkin penginapan ya,” kata dia.
Baca Juga: Kepala BPS Tengok SPPG Bosowa Bina Insani, Ini yang Dilihat
Lebih lanjut, tambah dia, STIS sendiri memiliki sekitar 2.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Meski akan dibangun asrama, kapasitasnya diperkirakan tidak mampu menampung seluruh mahasiswa.
Ia berharap keberadaan Politeknik Statistik STIS tersebut dapat menjadi pemicu peningkatan pendidikan dan pengetahuan masyarakat lokal.
Baca Juga: BPS Rilis Inflasi Jakarta Turun Selama April 2024, BI Sebut Ini Sebabnya
“Jadi impact-nya itu bukan hanya di sektor ekonomi aja, tetapi di sektor knowledge bagi masyarakat Bogor, khususnya wilayah Barat, itu menjadi lebih meningkat lagi,” pungkasnya.