BOGOR, CEKLISSATU.COM -  Kota Bogor kembali dibanjiri gagasan segar, sebanyak 373 inovasi masuk dalam ajang Bogor Innovation Award (BIA) 2026, dengan 10 karya terbaik dibidik untuk diuji sebagai pilot project guna menjawab berbagai persoalan nyata di Kota Hujan.

Kepala Bapperida Kota Bogor, Anne Dewiana Rilianti mengatakan, dengan tema 'Spark Your Idea: Innovation and Collaboration Empowering The Future, BIA 2026  menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat untuk menampilkan berbagai solusi inovatif bagi Kota Bogor.

Anne menambahkan, BIA 2026 menampilkan puluhan inovasi yang berasal dari pelajar, mahasiswa, organisasi perangkat daerah (OPD), dan masyarakat. 

Baca Juga: Pelayanan Publik Kabupaten Bogor via Instagram Lapor Pak Bupati, Bawa Rudy Susmanto Menang Digital Innovation Award

Berbagai inovasi tersebut mencakup bidang teknologi, pelayanan publik, lingkungan, ekonomi kreatif, hingga sosial.

"Kami ingin menunjukkan bahwa Bogor tidak kekurangan ide. Lewat pameran ini, kami berharap lahir kolaborasi nyata. Inovasi yang tadinya hanya prototipe bisa diadopsi OPD dan direplikasi untuk melayani masyarakat," ujar Anne dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Ia menjelaskan, salah satu target utama BIA 2026 adalah mendorong hilirisasi inovasi. 

Baca Juga: Kreativitas Pelajar Kabupaten Bogor Makin Berani, 93 Penelitian Masuk Seleksi Kompetisi Inovasi Daerah 2026

Selain pameran inovasi, BIA 2026 juga menghadirkan Kompetisi Bakat yang terbagi dalam lima kategori, yakni fotografi bertema “Bogor Berinovasi”, menyanyi solo, tari tradisional, tari modern, dan cosplay.

"Kota yang maju bukan hanya cerdas secara teknologi, tapi juga kaya budaya dan kreatif. Kompetisi ini adalah panggung bagi anak-anak muda Bogor untuk SPARK YOUR TALENT," jelas Anne.

Sebanyak 122 peserta dari berbagai sekolah, sanggar, dan komunitas se-Kota Bogor mengikuti proses seleksi dan akan tampil pada babak final di hari puncak festival.

Baca Juga: Bukan Sekadar Data, SIPEKA Bakesbangpol Kota Bogor Disiapkan untuk Deteksi Konflik Sejak Dini

Penyelenggaraan BIA 2026 diarahkan untuk membangun ekosistem inovasi Kota Bogor yang semakin inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan daerah.

Pada penyelenggaraan tahun ini, BIA menjaring sebanyak 184 inovasi dari berbagai kategori peserta. Sementara itu, jumlah pendaftar secara keseluruhan mencapai 373 inovasi, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 230 inovasi.

Peningkatan tersebut tidak hanya menjadi indikator dari sisi kuantitas. 

Baca Juga: Pemerintah Kecamatan Bogor Barat Luncurkan  Inovasi Pelayanan Publik Lapis Bogor

BIA 2026 juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas, kebermanfaatan, kelayakan implementasi, serta potensi replikasi setiap inovasi.

Selain itu, BIA menjadi salah satu instrumen untuk mendorong hilirisasi dan implementasi inovasi agar tidak berhenti sebagai karya maupun sekadar pemenang kompetisi. 

Kolaborasi multipihak juga terus diperkuat guna mendukung peningkatan Indeks Inovasi Daerah Kota Bogor.

Baca Juga: Ini Tujuan Bapperida Kota Bogpr Gelar Ajang Bogor Innovation Award

Inovasi yang dihasilkan diharapkan mendukung visi “Bogor Beres, Bogor Maju” melalui berbagai solusi di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, transportasi, pangan, sosial, dan teknologi.

"Dampak yang diharapkan dari pelaksanaan BIA 2026 adalah terbentuknya ekosistem inovasi yang mampu menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan Kota Bogor," tutupnya.