BOGOR, CEKLISSATU.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi kepada para jurnalis foto dengan mengunjungi Pameran Foto Satu Dekade Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor di Alun-alun Kota Bogor, Jumat (25/9/2025). 

Kehadiran Bima Arya yang juga mantan Wali Kota Bogor itu menjadi bentuk dukungan terhadap karya visual yang mendokumentasikan berbagai momen penting masyarakat di Kota dan Kabupaten Bogor.

Bima Arya mengatakan, dirinya hampir setiap tahun selalu menyempatkan diri untuk menikmati sajian visual dari para pewarta foto.

Baca Juga: Jejak Perubahan Bogor dalam 10 Tahun, Tertuang di Pameran Foto Jurnalistik PFI Bogor

"Setiap tahun saya berusaha meluangkan waktu untuk melihat karya para pewarta foto, karena di dalamnya selalu ada pesan mendalam. Momen yang mereka abadikan bukanlah peristiwa biasa," ujar Bima Arya.

Menurutnya, foto-foto yang dipamerkan di pameran satu dekade PFI Bogor tidak hanya menyuguhkan dokumentasi peristiwa, tapi juga membawa pesan dan pembelajaran tersendiri. 

Ia mencontohkan, beberapa momen seperti pandemi Covid-19 dan Pemilu yang mengingatkannya akan berbagai fase penting yang telah dilalui.

Baca Juga: Pameran Foto 1 Dekade PFI Bogor

"Saat kita menengok ke belakang, ingatan akan langsung tertuju pada masa tersebut dan biasanya menyisakan catatan penting untuk dijadikan refleksi," ungkap Bima Arya.

Kendati begitu, Bima menyoroti pentingnya bentuk fisik dari dokumentasi visual. 

Di era digitalisasi yang serba mudah, karya cetak justru memiliki daya simpan dan nilai historis yang lebih kuat.

Baca Juga: Pameran Foto Resolusi 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor

"Sekarang ini memang hampir semua serba digital dan mudah diakses. Namun, yang justru masih tersimpan di rumah saya adalah foto-foto cetak, misalnya dari masa kampanye 2012. Sementara yang berbentuk digital sering kali sulit dicari kembali," jelasnya.

Lebih lanjut, Bima Arya mengapresiasi upaya PFI Bogor yang telah mengkurasi dan mengarsipkan momen-momen penting secara profesional. 

Lokasi pameran satu dekade PFI Bogor di Alun-alun Kota Bogor, kata Bima, dinilai sangat tepat karena memberikan akses yang luas kepada masyarakat.

"Ini bagus karena ada di tengah-tengah warga. Kalau di mal mungkin aksesnya berbeda. Tapi kalau di alun-alun, semua warga berhak menikmati," tutupnya.