BOGOR, CEKLISSATU.COM - Atap rumah yang di Huni oleh Nanang Yulianto (47), warga Layungsari, Gang Hasan Idrus RT 01 RW 05, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Rabu (15/4/2026).


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, hujan yang awalnya turun ringan tiba-tiba berubah menjadi lebat dan disertai angin kencang yang datang secara mendadak.


“Jadi kejadiannya hari ini, tadi tepatnya pukul 15.00 (jam 3 sore). Awalnya hujannya kecil, tiba-tiba membesar. Jam 3 itu tiba-tiba angin kencang, waktu saya lihat atap pada keangkat,” ungkap Nanang saat ditemui di lokasi kejadian. 


Nanang menjelaskan, saat kejadian seluruh anggota keluarganya sedang berada di lantai bawah rumah sehingga tidak ada yang terdampak langsung dari runtuhnya bagian atap.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Terjang Kota Bogor, Camat Bogor Selatan: Ini Titik Pohon Tumbang hingga Atap Rumah Rusak


“Di atas nggak ada, kebetulan semuanya lagi pada di bawah. Memang lantai atas baru mau dibangun, sekitar 70 persen, mau dipasang baja ringan, tapi karena angin, sengnya keangkat,” ujarnya.


Rumah tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total sekitar delapan orang, termasuk anak-anak. Kejadian itu sempat menimbulkan kepanikan karena air hujan masuk ke dalam rumah.


“Di rumah ini ada dua KK, sekitar delapan orang. Ada anak kecil juga, usia sekitar 3 sampai 4 tahun. Jadi kita panik, tiba-tiba angin, akhirnya bocor semua ke dalam kamar,” tuturnya.


Pasca kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Kondisi listrik di rumah tersebut dipastikan aman.


“Kalau listrik sudah dicek dan aman, nggak ada masalah. Yang penting sekarang bagaimana antisipasinya supaya tidak terlalu parah. Karena kita butuh tempat tinggal juga. Kalau hujan, jadi repot untuk tidur,” kata Nanang.


Ia menambahkan, sementara waktu bagian atap rumah telah ditutup menggunakan terpal sebagai langkah darurat.


“Sudah dipasang terpal di atas untuk antisipasi saja, walaupun belum maksimal karena masih khawatir hujan,” ujarnya.


Nanang juga menyebutkan bahwa bantuan terpal tersebut diperoleh dari pemerintah setempat setelah laporan disampaikan tidak lama setelah kejadian.

Baca Juga: Pohon Beringin Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, Sempat Tutup Akses Jalan di Bogor Selatan


“Sudah tadi dapat bantuan terpal. Pas kita lapor, langsung mereka datang ke sini,” katanya.


Laporan disampaikan oleh keluarga Nanang melalui grup komunikasi warga, dan ditindaklanjuti dalam waktu sekitar 5 hingga 10 menit.


Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Seluruh penghuni rumah dilaporkan dalam kondisi selamat.