BOGOR, CEKLISSATU.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menghitung kerugian akibat bencana puting beliung yang merusak kawasan Cibinong, termasuk Stadion Pakansari.

“Yang sudah dihitung oleh kita itu dengan sudah ada nilainya itu kaitan dengan plafon, kemudian pagar yang rusak, ini area Gelora Pakansari, bukan hanya stadion saja,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, Sabtu (21/2/2026).

Ia menyebut, nilai kerugian sementara untuk perbaikan plafon, pagar, dan KCP mencapai sekitar Rp350 juta. Angka tersebut belum termasuk kerusakan atap Stadion Pakansaru yang terdampak paling parah.

Baca Juga: Rudy Susmanto Sebut Perbaikan Stadion Pakansari Bogor Masih Menunggu Kepastian Mekanisme Anggaran 

“Kerugian untuk perbaikan sekitar 350 jutaan itu belum termasuk atap,” katanya.

Kata Asnan, sebanyak 13 panel atap dilaporkan terbawa angin saat bencana terjadi.

Ia menjelaskan, perbaikan tidak akan dilakukan secara menyeluruh, melainkan hanya pada bagian yang rusak.

Baca Juga: Cibinong Diporak-poranda Angin Kencang, BPBD Kabupaten Bogor Sebut 1 Warga Terluka dan Fasilitas Stadion Pakansari Rusak

“Paling yang rusaknya aja, ada 13 panel atau kolom, satu panel isi atapnya itu perlembarnya ada 5, kalau 13 di kali 5 itu udah berapa, dengan panjang 200 kurang lebih,” jelasnya.

Saat ini, proses yang dilakukan masih tahap evakuasi dan penanganan awal, terutama pada bagian atap yang membutuhkan tenaga khusus.

“Sekarang kita sedang evakuasi yang rusak dulu di atas, soalnya lama. Tidak bisa seperti yang di bawah, harus ada yang ahli utuk naik ke atas sana, tidak semua pegawai naik ke sana,” kata dia.

Baca Juga: Tanam 1.000 Pohon, Pemkab Bogor Gerak Cepat Pulihkan Kawasan Stadion Pakansari Pasca Puting Beliung

“Makannya kemarin kita gunakan atlit panjat tebing untuk bisa naik ke sana, Sekarang kita sedang rapihkan,” katanya.

Untuk target penyelesaian, Dispora Kabupaten Bogor masih melakukan perhitungan teknis dan anggaran.

“Kita sedang hitung dulu, mungkin di bulan depan sudah bisa dilakukan pekerjaannya,” pungkasnya.