BOGOR, CEKLISSATU- Warga Perumahan Gria Salak Asri (GSA) Desa Cinangka Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Jawa Barat mengeluh dengan kondisi jalan yang saat ini rusak parah. Meskipun, warga mengklaim telah taat membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB).
Ketua Paguyuban RT dan RW Desa Cinangka Wildan Hidayat menyampaikan, belasan tahun dirinya tinggal di kompleks tersebut namun hingga sampai saat ini belum ada perbaikan jalan padahal kondisinya sudah rusak parah.
"Puluhan tahun bayar PBB namun tidak merasakan fasilitas umum hal ini dirasakan oleh warga di komplek Gria Salak Asri," ungkap Wildan Hidayat dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di aula kantor Desa Cinangka pada, Sabtu 10 September 2022.
Wildan Hidayat mengatakan, bahwa dirinya sudah 17 tahun tinggal dan menetap di komplek tapi belum pernah merasakan adanya perbaikan jalan atau-pun perbaikan fasilitas umum lainnya.
"Sampai saat ini kondisi jalanan kompleks sangat buruk," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Cinangka, Abdurahman membenarkan hal tersebut. bahwa hingga sampai saat ini Komplek Griya Salak Asri belum diserah terimakan kepada Pemda Kabupaten Bogor.
"Karena sudah dua pengembang sejak awal berdiri dua puluh dua tahun silam, tidak menyerahkan fasum dan fasosnya agar dikelola oleh Pemda. Karena komplek GSA belum diserah terrimakan ke Pemda, maka kami juga tidak bisa memberikan bantuan infrastruktur," katanya.
Abdurahman mengatakan, bahwa ada dua komplek di wilayahnya yang sampai saat ini belum di serah terimakan oleh pihak pengembang. Bahkan, keberadaan pihak pengembang sampai saat ini-pun tidak diketahui keberadaannya.
Meski demikian pihak Pemdes Cinangka berjanji akan menyambangi Pemda Kabupaten Bogor untuk mengajukan permohonan agar menerima kondisi kompleks apa adanya.
"Saya akan mengajukan ke Pemda agar Pemda Kabupaten Bogor segera menerima kondisi kompleks griya salak asri yang sudah puluhan tahun tidak menerima bantuan infrastruktur," katanya.