BOGOR, CEKLISSATU - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor menggelar pameran foto dengan tema 'Transisi' yang bertempat di alun alun Kota Bogor, Kecamatan Bogpr Tengah. Foto yang dipamerkan mulai dari foto soal UMKM, olahraga, masa-masa pandemi, dan perayaan HUT RI ke 77.


"Sebanyak 50 foto jurnalistik yang dipamerkan di Alun-Alun Kota Bogor hingga Minggu 18 September 2022 mendatang,"ungkap Hendi Novian Ketua  PFI Bogor, Kamis 15 September 2022.


Ia mengatakan,  pameran dengan tema 'Transisi' ini merupakan sebagai simbol peralihan dari masa pandemi menuju endemi.

"Transisi itu kami coba membingkai peralihan waktu atau peristiwa dua tahun lalu saat pandemi melanda. Dimana langkah kita tersekat, gerak kita dibatasi saat itu. Nah, saat ini memasuki endemi mulai diringankan langkah-langkahnya," katanya.


Transisi ini pun merupakan rekaman kumpulan gambaran kecil aktifitas masyarakat Bogor.


Dimana, dalam  pameran Transisi ini, lebih banyak menggambarkan perjuangan rakyat kecil menengah saat menghadapi masa pandemi. 


"Nah, ini adalah gambaran kecil dari aktifitas setelah pandemi bahwa ekonomi di Bogor khususnya mulai bangkit. Pameran ini lebih banhak memerkan perjuangan rakyat kecil menengah. Karena nyatanya sektor itulah yang banyak membantu kita bertahan dan kuat," ungkapnya.


Menurutnya, lewat foto Jurnalistik ini, masyarakat bisa menikmati karya dalam bingkai foto.


"Kami tidak pernah manergetkan berapa banyak orang yang akan melihat  pameran kami. Tapi kami punya target orang yang datang kesini bisa teredukasi.
Bisa memahami dampak suatu foto," ungkapnya.


Sementara itu, Wali Kota Bogor  Bima Arya mengapresiasi kegiatan pameran yang dilakukan oleh  PFI.


"Teman teman wartawan memotret baik momen 2020-2021. Ada masa masa penderitaan, ada masa cobaan, dan ada masa kebangkitan jadi semangatnya adalah belajar dari sejarah. Jadi, saya mengapresiasi ini," kata Bima


Nantinya, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan memfasilitasi untuk foto-foto dari PFI agar bisa diterbitkan


"Saya mendorong teman teman bukan hanya sekedar memamerkan tapi melakukan kurasi. Insyaalah kita terbitkan bersama," Jelasnya.


Dimas