BOGOR, CEKLISSATU - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bogor, Alexander Frans mengaku para pengusaha masih menemui sejumlah kendala dalam proses investasi di Kabupaten Bogor. Salah satunya adalah lamanya kepengurusan izin usaha di Kabupaten Bogor.

Alex, begitu pria ini akrab disapa, mengaku sudah membahas secara intensif hal tersebut bersama Plt Bupati, Iwan Setiawan dalam rapat resmi yang digelar di Sekretariat Daerah (Setda) pada Kamis (9/6/22).

"Ada beberapa kendala, misalnya proses perizinan yang lama. Regulasinya sih sudah ada, tapi mungkin dalam implementasinya, birokrasinya masih lambat. Itu kami sampaikan,” kata Alex, Jumat (10/6/22).

Meski demikian, Alex mengaku mendapatkan respon baik dari Pemkab Bogor soal keluhannya tersebut. Pemkab Bogor, kata dia, membuka ruang dengan lebar dan akan banyak melakukan diskusi dengan dinas-dinas terkait untuk menindaklanjuti hasil pertemuan Apindo bersama pemerintah.

Alex pun mengaku jika pihaknya bersama Pemkab Bogor telah sepakat untuk meningkatkan hubungan industrial yang lebih harmonis.

“Terutama soal pemahaman-pemahaman yang selama ini berbeda antara perusahan, serikat dan juga pemerintah. Tapi ya ujung-ujungnya bagaimana kita berpedoman kepada aturan,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan karena dirinya ingin mendengar langsung masukan dan kendala yang dihadapi para pengusaha.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan karena perlu ada kerjasama antar lembaga tripartit yakni pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Tujuannya, agar hubungan industrial berjalan kondusif.

Selanjutnya, masukan dan kendala yang disampaikan Apindo juga bakal ditindaklanjuti segera. Yang jelas, Pemkab Bogor berkomitmen untuk memudahkan perizinan berusaha di Kabupaten Bogor.

“Kita ingin dengar langsung dari para pengusaha ini bagaimana kondisinya, kendalanya. Ketika para pengusaha ada permasalahan perizinan, nanti kita akan membantu, permasalahannya apa, misal kaitan IMB. Intinya akan memudahkan perizinan berusaha,” tandasnya.