BOGOR, CEKLISSATU - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Seperti disejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bogor, sejumlah komoditi seperti cabai, telur ayam hingga daging sapi mengalami kenaikan harga
"Pemerintah daerah berkomitmen mengoptimalkan APBD untuk pengendalian inflasi, namun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti telur, cabai rawit merah, bawang dan daging sapi," ujar Plt. Kabid Tertib Niaga Disperindag Kabupaten Bogor, Angie Sugiharti kepada Ceklissatu.com, Senin 19 Desember 2022
Ia menjelaskan, kerusakan tanaman Cabai hingga bawang ini dipengaruhi oleh curah hujan yang tinggi dan juga cuaca yang tidak stabil yang terjadi sejak awal bulan November yang lalu
"Kenaikan harga kebutuhan Pokok disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi beberapa waktu belakangan, ini berakibat rusaknya penanaman. Sehingga Gagal panen," jelasnya
"Beberapa kebutuhan Pokok semisal Cabai, bawang hingga daging sapi mengalami kenaikan yang cukup signifikan," tandasnya.
Baca Juga : Kembali Berpolemik, Komisi I DPRD Desak Pengelola Hentikan Operasional Sepeda Beam Mobility
Kenaikan harga kebutuhan bahan pokok ini sudah terjadi dalam dua pekan terakhir, menjelang perayaan natal dan tahun baru 2023.
Untuk harga Cabai merah saja naik menjadi Rp45 ribu perkilo nya yang sebelumnya harga jual dipasaran hanya Rp40 ribu
Sedangkan untuk bawang merah naik menjadi Rp33 ribu yang sebelumnya hanya Rp 25 ribu perkilonya. Harga telur ayam saat ini berkisari Rp30.000 hingga Rp31.000
Sementara itu Daging Sapi naik menjadi Rp140 ribu perkilonya yang sebelumnya hanya Rp130ribu
Terkait stok bahan pangan, ia mengatakan sejauh ini masih aman hingga akhir tahun mendatang
"Kalau bahan pangan cukup tersedia. Stok aman sampai akhir tahun," pungkasnya