BOGOR, CEKLISSATU—Hari kedua pasca bencana longsor di Kampung Muarw Baru, Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor masih melakukan pencarian korban yang tertimbun material longsor. Akses yang belum bisa dilalui membuat pencarian dilakukan secara manual.
"Dari lima orang, tiga diantaranya selamat mengalami luka luka, satu meninggal dunia, dabsatu masih dalam pencarian jadi ada lima korban di wilayah desa Cibunian," kata Kepala BPBD Yani Hasan ketika ditemui wartawan usai meninjau lokasi bencana di Kampung Muara, Desa Cibunian Jumat 24 Juni 2022.
Baca Juga : Umar Korban Hilang Longsor Cibunian Sempat Selamatkan Istri dan Anak
Total warga kampung Muara yang terdampak 219 jiwa dan bangunan rusak ada 8 unit. Karena, sampai sekarang untuk pengungsi belum masih bertahan di rumah saudara.
"Untuk jumlah rumah ada 40 unit, sebagian warga yang bangunan rusak mengungsi di tetangga. Sedangan warga luka dirawat di kediaman Kepala Desa Cibunian," jelasnya.
Selain itu, dua alat berat saat ini masih melakukan pembukaan jalan yang tertimbun longsor di kampung muara.
Baca Juga : Longsor di Cibunian 4 Orang Tertimbun, Dua Selamat Satu Ditemukan Meninggal dan Satu Proses Pencarian
"Memang di kampung muara baru ini sempat di relokasi pada tahun 2015, dan sekarang areanya kembali terkena bencana longsor pada Rabu (23/6) Malam," katanya.
Selain itu, di wilayah Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang satu korban meninggal telah ditemukan di pintu air Cisadane Tangerang Selatan atas nama Yadi warga Cemplang Kecamatan Cibungbulang dan sudah dimakamkan dikediamannya.
“Untuk di Purasari itu ada satu korban terbawa banjir bandang ditemukan di Cisadane daerah Tanggerang,”katanya.