“Karena memang produk saya kan di Bakery dan Pizza, jadi saya memilih asinan Bogor menjadi toping yang dijadikan lomba. Sangat identic sekali Kota Bogor dengan asinannya, dan alhamdulilah sempat dibuat bingung siapa juaranya, karena para peserta merupakan para pelaku usaha yang memang bergerak dibidangnya,” lanjutnya.
Sementara itu, Devia menambahkan, antusias para warga Bogor yang ingin menjadi peserta sangat banyak, ini memang diluar prediksi peserta mendaftar itu hampir 70-80 orang, tapi karena keterbatasan waktu dan kemampuannya hanya menerima sebanyak 30 peserta saja. Dan yang menjadi juri pada lomba tersebut perwakilan dari Indonesian Chef Association (ICA) Bogor Raya yaitu Chef Muhammad Affan yang merupakan. Ketua ICA Bogor Raya, dan Chef Iqbal juri pendamping.
“Harapan saya kegiatan seperti ini dapat merangkul dan lebih dekat lagi dengan mereka khususnya para pelaku UMKM. Berkeinginan untuk menginisiasi lagi kegiatan seperti Workshop dan pelatihan, semoga kedepan dapat berkolaborasi lagi dikegiatan lainnya,” tutupnya.
Handy Purnama