BEKASI, CEKLISSATU.COM - Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi melaksanakan agenda Reses II Masa Jabatan 2024–2029 Tahun Anggaran 2026.
Sardi Efendi menegaskan, bahwa reses bukan sekadar formalitas, melainkan ruang bagi warga untuk menentukan arah pembangunan daerah.
"Reses adalah ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan yang benar-benar menjadi prioritas. Aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran daerah," ujar Sardi Efendi, Minggu (12/7/2026).
Aspirasi yang ditampung nantinya akan dikawal menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Bekasi untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
"Aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan seoptimal mungkin agar bisa direalisasikan sesuai dengan kapasitas anggaran daerah," kata Sardi Efendi.
Untuk pemerataan pembangunan di Kota Bekasi, Sardi mengimbau setiap RW untuk mengajukan usulan secara terukur dengan sistem skala prioritas.
Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Sardi Efendi: Penyalurannya Harus Bersih
Untuk itu, Sardi memberi batasan maksimal 2 usulan utama per wilayah di setiap masa reses.
Yang pertama fokus pada infrastruktur, seperti perbaikan jalan lingkungan, drainase tertutup, Penerangan Jalan Umum (PJU), turap, sekretariat RT/RW, hingga penataan kawasan permukiman.
"Kami ingin pembangunan dirasakan secara adil. Drainase yang representatif akan meminimalisir banjir, sedangkan PJU dan pemasangan CCTV akan mendongkrak keamanan lingkungan," tambahnya.
Selain pembangunan fisik, Ketua DPRD Kota Bekasi ini juga menyoroti isu lingkungan dan ekonomi, di antaranya:
1. Pengelolaan Sampah: Mendorong optimalisasi Bank Sampah dan implementasi teknologi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
2. Sektor Ekonomi: Penguatan UMKM Kota Bekasi melalui bantuan modal, perluasan akses pemasaran, serta peningkatan mutu produk agar naik kelas.
Sardi optimis program-program tersebut dapat berjalan lancar mengingat kondisi fiskal Pemerintah Kota Bekasi saat ini sangat sehat, didorong oleh tren positif peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Bahas 3 Agenda Strategis, LHP BPK dan Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Sorotan
Di akhir acara, ia mengajak seluruh elemen warga untuk aktif mengawal jalannya proyek pembangunan agar transparan dan sesuai standar kualitas.
"Keberhasilan pembangunan butuh partisipasi aktif masyarakat. Mari kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga Kota Bekasi," pungkas Sardi.
Comment