Performa Apik Bomber Gaek yang Tidak Tergerus Usia di Era Liga 1 Ceklis Satu

Performa Apik Bomber Gaek yang Tidak Tergerus Usia di Era Liga 1

JAKARTA, Ceklissatu.com – Sejak era Liga 1 dimulai pada 2017 lalu, Ketua Umum PSSI saat itu, Edy Rahmayadi, menetapkan kewajiban klub menggunakan pemain muda di bawah U-23 tahun demi kepentingan Timnas Indonesia yang bakal beraksi di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Satu hal yang menarik, kebijakan tersebut tidak menggerus performa sejumlah bomber berusia senja yang tetap berperan penting bagi tim.

Kebijakan penggunaan pemain muda di Liga 1, di mana setiap tim wajib mendaftarkan 7 pemain berusia U-23 tahun dan memainkan tiga di antaranya di lapangan hijau, memang memiliki efek yang baik. Bukan hanya kepada regenerasi Timnas Indonesia, klub-klub peserta kompetisi kasta tertinggi Indonesia pun mulai mempercayai performa pemain lokal yang masih belia.

Satu hal yang menarik, kebijakan tersebut tidak lantas menggeser para pemain senior berpengalaman dari posisi utama di tim. Bahkan jika ada yang tergeser pun, hingga saat ini mampu memberikan kontribusi besar saat dipercaya masuk sebagai pemain pengganti oleh pelatih timnya.

Boaz Solossa merupakan bukti konkret bagaimana bomber lokal mampu bersaing di tengah ketatnya Liga 1. Pemain yang sejak 2002 sudah berseragam Persipura, dan naik ke tim senior pada 2004 itu, hingga kini selalu menjadi andalan di lini depan Mutiara Hitam.

Striker yang baru genap berusia 34 tahun pada 16 Maret lalu itu selalu mendapatkan tempat meski Mutiara Hitam juga memiliki regenerasi yang sangat baik dengan kehadiran Osvaldo Haay pada musim 2017 dan Todd Rivaldo Ferre yang mulai 2018 hingga saat ini menjadi andalan di lini serang Persipura.

Sejak 2017 hingga saat ini, Boaz Solossa tercatat mencetak 31 gol dalam 6.344 menit bermain di Liga 1, atau dalam 83 pertandingan. Bahkan pada musim ini, Boaz Solossa selalu menjadi starter dalam tiga laga yang sudah dimainkan oleh Persipura dan menyumbang satu dari enam gol yang sudah dicetak oleh Mutiara Hitam.

Jika saja Shopee Liga 1 2020 tidak terhenti karena virus corona, performa Boaz Solossa akan tetap dinantikan oleh penggemar sepak bola Indonesia, terutama para penggemar Persipura Jayapura.

Dua Naturalisasi Andalan Madura United

Madura United hingga saat ini masih mengandalkan dua orang bomber gaek di lini depan. Menariknya, dua bomber tersebut merupakan pemain naturalisasi yang cukup lama berkecimpung di sepak bola Indonesia, yaitu Alberto Goncalves dan Greg Nwokolo.

Alberto Goncalves, atau yang karib disapa Beto, merupakan pemain asal Brasil yang mencicipi kompetisi Indonesia sejak 2008. Memulai karier di Indonesia bersama Persijap Jepara, Beto sudah berkecimpung di berbagai klub Indonesia, seperti Persipura Jayapura, Arema, Sriwijaya FC, dan kini berada di Madura United.

Bicara era Liga 1, Beto tercatat membela dua klub, yaitu Sriwijaya FC pada 2017 dan 2018, kemudian Madura United pada musim 2019 dan 2020.

Dalam tiga musim pertama era Liga 1, Beto selalu mencatatkan lebih dari 2.000 menit bermain di setiap musimnya. Pada Liga 1 2017, Beto bermain 33 kali dan selalu menjadi starter. Ia menyumbang 22 gol bagi Laskar Wong Kito. Kemudian pada 2018 ia 25 kali bermain dan menyumbangkan setengah jumlah gol musim sebelumnya, yaitu 11 gol.

Bersama Madura United pada Shopee Liga 1 2019, Beto yang kini sudah berusia 39 tahun bermain dalam 27 pertandingan, dengan 23 di antaranya sebagai starter. Ia pun sukses mencetak 18 gol pada musim tersebut.

Sayang Shopee Liga 1 2020 harus terhenti setelah Madura United memainkan tiga pertandingan. Pasalnya, ketajaman Beto pun jadi seakan terhenti, setelah ia mampu mencetak tiga gol dalam dua laga bersama Madura United pada musim ini.

Bukan hanya Beto Goncalves yang layak diperhitungkan sebagai bomber tajam Madura United di usia senja. Masih ada Greg Nwokolo yang bahkan kini menyandang status sebagai kapten Laskar Sapeh Kerap.

Tak berbeda dengan Beto Goncalves, Greg juga merupakan pemain naturalisasi yang sudah lama berkiprah di Indonesia. Greg pertama kali bergabung bersama Persijatim Solo pada 2004. Ia kemudian bergabung bersama PSIS Semarang, PSMS Medan, Persis Solo, Persija Jakarta, Pelita Jaya, dan Arema Cronus.

Sempat meniti karier di Thailand ketika sepak bola Indonesia di-banned oleh FIFA, Greg Nwokolo kembali ke Indonesia saat Liga 1 2017 dan langsung bergabung bersama Madura United.

Dalam musim pertamanya bersama Madura United, Greg Nwokolo mengemas 14 gol dan 5 assist di Liga 1 2017 dan bermain dalam 29 laga. Namun, jumlah gol tersebut memang menyusut tajam di musim-musim berikutnya. Greg hanya mengemas 5 gol di Liga 1 2018 dan 3 gol di Liga 1 2019.

Greg Nwokolo memang kini kerap menjadi andalan di sektor sayap. Mengandalkan kecepatannya yang belum habis meski sudah berusia 34 tahun, Greg lebih sering berkontribusi sebagai pengumpan. Tercatat masing-masing 4 assist dibuatnya pada Liga 1 2018 dan 2019.

Pada Shopee Liga 1 2020, Greg Nwokolo yang kini sudah berusia 34 tahun mendapatkan kesempatan dua kali bermain, di mana satu di antaranya sebagai starter. Ia belum mencetak gol, tapi sudah memberikan satu assist.

Sumber : okezone.com

Latest news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

Related news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here