BOGOR, CEKLISSATU - Mahasiswa Sains Komunikasi angkatan 2023 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar kajian islami bersama Syekh Hussein Jaber di Masjid Al-Amaliyah, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk syiar Islam yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum.

Mengangkat tema “Cahaya Al-Qur'an, Penuntun Arah dan Ketenangan”, kegiatan ini diikuti oleh 455 peserta dari kalangan mahasiswa hingga masyarakat umum. Kajian ini hadir sebagai ruang untuk mengajak jamaah lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui majelis ilmu dan Al-Qur'an 

Baca Juga: Satu Panggung, Dua Misi: HIMAKOM FISIP UNIDA Padukan Literasi Digital dan Ekspresi Kreatif Mahasiswa.

Kaprodi Sains Komunikasi FISIP UNIDA, Robby Firliandoko, Amd., S.I.Kom.,M.Si., dalam sambutannya, ia mewakili Dekan FISIP UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Dra. Rita Rahmawati, M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, khususnya DKM Al-Amaliyah, Syekh Hussein Jaber, panitia mahasiswa Sains Komunikasi angkatan 2023, serta dosen pengampu mata kuliah Event Organizer, Prof. Dr. Agustina Multi Purnomo, S.P.,M.Si. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan syafaat bagi seluruh jamaah yang hadir.

“Semoga semua yang hadir di sini mendapatkan syafaatnya di akhirat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa dalam mata kuliah Event Organizer,” ujar Robby.

Ketua DKM Al-Amaliyah, KH. KH. Nana Sumarna, S.Ag., turut menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari syiar Islam.

“Semoga ini menjadi berkah dan berkelanjutan untuk menyampaikan terus syiar,” katanya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar menenangkan jiwa dan raga sebelum menerima ilmu supaya pengajian dapat diserap dengan baik dan membawa keberkahan.

“Jangan sampai kita ibadah tapi tidak berdamai. Agar kita bisa menyerap ilmu dan mendapatkan barokah, damaikan jiwa dan raga ketika mendengarkan pengajian,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Khalil Alkhairi, berharap kajian tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh jamaah yang hadir.

Baca Juga: Satu Panggung, Dua Misi: HIMAKOM FISIP UNIDA Padukan Literasi Digital dan Ekspresi Kreatif Mahasiswa.

“Semoga dengan adanya acara ini bisa membawakan berkah untuk kita semua,” ujarnya.

Dalam sesi kajian, Syekh Hussein Jaber menyampaikan bahwa majelis ilmu merupakan salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, pemahaman agama yang baik dapat membantu seseorang menghadapi berbagai persoalan hidup.

“Kalau kita sudah bisa memperbaiki pemahaman kita, kita akan bisa memperbaiki masalah kita,” ujar Syekh Hussein Jaber.

Ia juga menegaskan bahwa kunci kesuksesan hidup terletak pada kedekatan manusia dengan Allah SWT.

“Tidak ada solusi bagi manusia kecuali kembali kepada Allah. Jika kita mengamalkan apa yang Allah suka, Allah mau, dan Allah cinta, maka Allah akan memberikan balasan yang kita suka, kita mau, dan kita cinta,” tambahnya.

Salah satu peserta kajian, Inaya Najwa, mengaku kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi dirinya. Menurutnya, kajian ini menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan semangat dalam beribadah.

Baca Juga: FISIP UNIDA Gelar Kuliah Umum Bersama Akademisi Universiti Kebangsaan Malaysia, Ulas Sistem Pemilu hingga Pemberdayaan Komunitas Digital

“Alhamdulillah adanya acara ini bisa mengecharge diri kita untuk selalu berusaha menjadi manusia yang semangat dalam beribadah,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat membawa perubahan baik bagi para peserta yang hadir.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syekh Hussein Jaber, dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan sesi foto bersama antara panitia, tamu undangan, dan jamaah yang hadir.