Hari Kesaktian Pancasila, Mendikbud Apresiasi Hadirnya Pahlawan Kemanusiaan Lawan Covid

  • Whatsapp
Presiden Joko widodo (IST)

JAKARTA, Ceklissatu.com – Di tengah penyebaran pandemi COVID-19, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila (Hapsak) Tahun 2020 digelar secara terpusat, sederhana, dan khidmat di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta, pada Kamis (1/10/2020).

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini upacara Hari Kesaktian Pancasila hanya diikuti 20 orang pasukan TNI dan Polisi serta 35 orang korps musik.

Bacaan Lainnya

Dalam pidato menyambut Hari Kesaktian Pancasila, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, mengapresiasi hadirnya pahlawan kemanusiaan yang turut meringankan beban rakyat akibat pandemi COVID-19.

Mereka adalah para tenaga medis, relawan mahasiswa, para pemimpin di sektor pemerintahan dan swasta, para pemuka agama, seniman se-Indonesia, pendidik dan tenaga kependidikan, orang tua, serta seluruh stakeholders pendidikan dan kebudayaan yang berjuang dengan kemampuannya masing-masing.

“Di masa krisis, lilin-lilin Pancasila menerangi kegelapan di mana-mana,” ucap Nadiem.

Nadiem menyadari, masa pandemi seperti sekarang terasa sulit membayangkan sisi positif dari bencana yang melanda.

Saat ini, setiap orang secara bersamaan mengalami krisis kesehatan, krisis ekonomi, dan krisis pembelajaran. Tetapi menurutnya, di saat sulit seperti ini, Pancasila justru terlihat jelas mendarah daging di masyarakat.

“Kalau kita melihat sekeliling kita dengan lebih peka, kita bisa melihat begitu banyak pahlawan Pancasila yang menyalakan lilin-lilin kemanusiaan di lingkungan masing masing,” katanya.

Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila, seluruh bangsa mengingat sejarah dan betapa besar pengorbanan nenek moyang untuk bangsa ini.

Jika dilihat dengan seksama, kata Mendikbud, disadari bahwa kesaktian Pancasila masih mendarah daging di generasi bangsa.

“Rakyat mengenal Pancasila sebagai falsafah negara, ideologi bangsa. Pancasila adalah akar yang menyambung masa lalu dan masa depan generasi,” pungkasnya.

Editor : Ramdhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *