Pilkada Kota Depok Ditunda, KPU Tunggu Hasil Perppu Presiden Jokowi

Ketua KPU Kota Depok, Nana Sobharna (Ceklissatu.com, Faisal)

DEPOK, Ceklissatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Jawa Barat, menunggu keputusan presiden malalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) atas penundanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) imbas wabah Covid-19.

“Ada tiga opsi penawaran KPU RI pada saat kemarin rdp KPU RI. Opsi pertama pencoblosan ya di Desember 2020, opsi ke dua di Maret 2021 dan opsi ketiga September 2021, nah kita nggak tau nanti tergantung nanti perpu yang dikeluarkan presiden,” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Sobharna kepada Ceklissatu.com Rabu (1/4).

Bacaan Lainnya

Nana menyampaikan, penundanaan pelaksanaan KPU di September 2020 ini telah berimbas terhadap beberapa kegiatan yang sudah dan akan dilakukan KPU Kota Depok.

Salah satunya adalah penonaktifan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dilakukan sejak sekira dua minggu lalu.

Bahkan sejak 22 Maret 2020 lalu sudah dilakukan penundaan kegiatan pilkada untuk tiga tahapan.

“Kemudian setelah dilakukan penundaan itu kita juga disurati kembali unik menonaktifkan PPK PPS dan sekretariat yang telah kita pilih. Jadi kita tidak melakukan tahapan-tahapan,” katanya.

Nana menyabut menyoali anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 saat ini pihaknya memiliki anggaran sekira Rp 60,2 miliar yang sudah digunakan sebesar 40 persen setara Rp 24 miliar.

Dari sejumlah anggaran yang sudah dicairkan itu belum sepenuhnya digunakan, masih ada sisa anggaran. Sementara sisanya 60 persen saat ini masih berada di kas Pemerintah Daerah.

“Tentu dengan adanya penundaan ini kita menunda arahan dan petunjuk terkait administrasi keuangan ke depannya bagaimana. Apakah yang sudah dilaksanakan itu bagaimana. Ya kita tentu menunggu arahan,” ungkapnya.

 

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *