BOGOR, CEKLISSATU– Semangat regenerasi atlet terus digaungkan Pengurus Cabang Tarung Derajat Kota Bogor melalui gelaran Kejuaraan Wali Kota Cup IV Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Pajajaran, Kota Bogor, pada 6–7 Juni 2026. Ajang tahunan ini menjadi wadah pencarian bibit muda potensial sekaligus memperkuat fondasi prestasi olahraga bela diri andalan Kota Hujan tersebut.

Sebanyak 89 peserta dari jenjang SD, SMP hingga SMA ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertandingkan 14 kelas pertandingan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, dengan rincian 65 peserta laki-laki dan 24 peserta perempuan yang siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di arena.

Ketua Pengurus Cabang Tarung Derajat Kota Bogor, Boris Derurasman, menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian penting dari proses pembinaan atlet jangka panjang.

Baca Juga: Punya Venue Standar Internasional, KONI Pusat Dorong Papua Jadi Pusat Atlet Berprestasi

“Kejuaraan ini merupakan agenda rutin tahunan untuk menjaring bibit-bibit atlet sejak usia dini. Regenerasi atlet harus terus dilakukan agar prestasi Tarung Derajat Kota Bogor dapat terus berlanjut,” ujar Boris, Sabtu (6/6/2026).

Tak hanya menghadirkan pertandingan sengit, Wali Kota Cup IV 2026 juga menampilkan demonstrasi seni gerak Tarung Derajat dalam tiga kelas penampilan. Atraksi tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus memperkenalkan sisi seni dan teknik bela diri Tarung Derajat kepada masyarakat.

Boris berharap, dari ajang ini akan lahir atlet-atlet potensial yang nantinya mampu memperkuat kontingen Kota Bogor pada berbagai event olahraga bergengsi, baik tingkat daerah maupun nasional.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Tarung Derajat Kota Bogor, Evandhy Dhani. Pria yang akrab disapa Evan itu mengatakan, seluruh juara hasil kejuaraan akan masuk dalam bank data atlet untuk dibina lebih lanjut menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

“Yang pasti hasil dari kejuaraan ini akan kami masukkan dalam bank data atlet, untuk diikutsertakan pada level kejuaraan yang lebih tinggi,” ucap Evan.

Baca Juga: Climber Muda Kabupaten Bogor Raih Emas, Siap Harumkan Jabar di Kejurnas 2026

Ia optimistis kejuaraan tersebut mampu melahirkan petarung-petarung baru yang dapat mengharumkan nama Kota Bogor di berbagai ajang prestasi olahraga.

Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Kota Bogor, Yudi Wahyudi, menyebut cabang olahraga bela diri selama ini menjadi salah satu penyumbang medali emas terbesar bagi Kota Bogor.

“Olahraga bela diri telah lama menjadi tulang punggung Kota Bogor dalam meraih medali emas. Kami mengapresiasi Tarung Derajat sebagai salah satu cabang olahraga yang memberikan kontribusi besar terhadap prestasi olahraga Kota Bogor,” kata Yudi.

Menurutnya, pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan merupakan investasi penting dalam menghadapi berbagai kejuaraan, mulai dari Porprov hingga PON.

Yudi juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah memberikan perhatian serius kepada atlet berprestasi melalui implementasi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2022. Salah satu bentuk apresiasi tersebut adalah kesempatan bekerja di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bagi atlet peraih dua medali emas di ajang Porprov.

Kebijakan itu diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet muda untuk terus berprestasi dan membawa harum nama Kota Bogor di tingkat provinsi maupun nasional.