JAKARTA, CEKLISSATU - Mantan kapten Manchester City, Vincent Kompany, ikut menanggapi persoalan yang terjadi pada klub lamanya tersebut.
Kompany menuding banyak yang menjadi penumpang gelap dalam persoalan financial fair play (FFP) yang terjadi pada Manchester City.
Terlebih, tak sedikit kompetitor yang meminta Manchester City didegradasi dari Liga Inggris.
"Saya melihat beberapa tuduhan dan kadang-kadang ingin mendengus. Tidak diragukan lagi, sekarang banyak muncul orang-orang yang merasa benar dan menuduh Manchester City," kata Kompany dilansir dari Bolasport.com, Kamis 9 Februari 2023.
Baca Juga : Tak Ada Lagi Deforestasi Bangun IKN, Bambang: Itu Prinsip
Menurutnya, tim lain tidak berhak menuduh Manchester City pada persoalan tersebut.
“Padahal, kalau klub-klub lain berkaca, menurut saya di industri sepak bola sekarang tidak ada satu pun yang pantas untuk merasa berhak menuduh tim lain," jelasnya.
Justru, dia meragukan tim-tim yang menuding Manchester City tersebut.
“Menurut saya semua orang akan tertawa jika mengingat industri macam apa sepak bola ini. Karena itu saya selalu meragukan mereka yang menuding Manchester City," tuturnya.
Mantan pemain tim nasional Belgia tersebut menyindir klub-klub yang menginginkan Manchester City dihukum untuk sebaiknya fokus ke diri mereka sendiri.
“Betul, memang industri sepak bola harus diperbaiki. Hanya saja saya sering ragu ketika ada pihak yang begitu cepat menuduh klub lain,” jelasnya.
Diketahui, tak hanya terancam gagal mengikuti Liga Champions, gelar juara Manchester City di Liga Inggris pun terancam dicabut karena persoalan financial fair play (FFP).
Dari hasil investigasi operator Premier League, Manchester City melakukan pelanggaran, pemalsuan laporan keuangan dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
Dalam waktu tersebut, Manchester City disebut telah melakukan pelanggaran lebih dari 100 pelanggaran pada musim 2009-2010 hingga 2017-2018.
Hal tersebut mengancam gelar juara yang diraih Manchester City pada waktu tersebut.
ERUL/BSPRT(*)
Comment