JAKARTA, CEKLISSATU -- Sekitar 5 Ribu suporter Persebaya atau Bonek nekat geruduk GBK Senayan untuk menyaksikan pertandingan Persija vs Persebaya di stadion GBK Senayan, Sabtu (12/4).
Padahal PSSI masih memberlakukan larangan suporter tandang sejak musim 2023/2024 sebagai respons atas Tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022.
Regulasi ini bertujuan meningkatkan keamanan, namun praktiknya masih sering dilanggar oleh suporter yang nekat melakukan tur tandang.
Sebagai contoh, pada pertemuan sebelumnya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, November 2024, sejumlah suporter Persija tetap hadir mendukung timnya.
Menariknya, tidak ada keributan antara Jakmania dan Bonek saat itu, meski kedua klub tetap kena denda dari Komite Disiplin PSSI.
Kali ini giliran suporter Persebaya atau Bonek geruduk GBK Senayan. Meski tidak menggunakan atribut kebesaran apakah mereka akan mendapatkan sanski dari Komite Disiplin.
Seperti diketahui sekitar lima ribu suporter itu kemarin membanjiri Senayan dengan menggunakan 40 bus, kereta dan puluhan mobil pribadi.
"Jadi kami memang menerima teman-teman. Karena memang sudah waktunya kami melakukan mitigasi untuk persiapan musim depan ketika larangan away itu dicabut. Jadi mitigasi ini percobaan lah,” ujar Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno.
Jakmania bahkan kata Diky memberikan pengawalan terhadap Bonek selama di Jakarta.
Menurut Diky, kehadiran suporter tim tamu ke Jakarta dianggap sebagai mitigasi untuk musim depan. Kendati belum ada kepastian aturan soal suporter, Jakmania akan bersiap.
"Jadi kami memang menerima teman-teman. Karena memang sudah waktunya kami melakukan mitigasi untuk persiapan musim depan ketika larangan away itu dicabut," kata Diky.
"Jadi mitigasi ini percobaan. Jadi kami harus uji coba secara teknis seperti apa situasinya dan bagaimana caranya biar ketika musim depan sudah dibuka keran larangan away-nya itu maka semua sudah berjalan lancar."
Comment