SURABAYA, CEKLISSATU -- PSIM Yogyakarta permalukan Persebaya Surabaya dalam laga perdana BRI Super League 2025/2026 di kandang sendiri dengan gol tunggal kemenangan mereka, Jumat (8/8/2025) malam.
Ezequiel Vidal menjadi pahlawan PSIM dengan mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut.
Duel yang dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, berlangsung sengit sejak peluit babak pertama dibunyikan.Akan tetapi, beberapa serangan dari Persebaya belum membuahkan hasil.
PSIM bermain dalam tekanan. Sampai dengan babak pertama usai, skor masih sama, yakni 0-0.
Karena di babak pertama masih buntu, pelatih Persebaya , Eduardo Perez melakukan perubahan komposisi pemain.
Malik Risaldi ditarik dan masuk Gali Freitas. Kemudian, penyerang M Perovic ditarik dan dimsaukkan Rizky Dwi Pangestu.Tapi tetap saja tidak membawa perubahan.
Kubu PSIM Jogja pun melakukan perubahan komposisi pemain, untuk meningkatkan daya serang.Deri Corfe ditarik, dan dimasukkan A Irfan. Kemudian, Dede Sapari juga dimasukkan dan Reva Adi Utama ditarik.
PSIM juga menarik pemain bertahan, Rakhmatsho, digantikan oleh Savio Sheva, seorang gelandang serang.Kemudian Raka Cahyana, bek PSIM, juga ditarik dan dimasukkan Rio Hardiawan.
Kedua tim saling serang dan solid dalam bertahan hingga tak terjadi gol pada waktu normal.
Memasuki menit 90+2', PSIM akhirnya memecah kebuntuan melalui gol Ezequiel Vidal . Menerima umpan Dede Sapari, pemain asal Argentina itu langsung menyyundul bola yang merobek jala Persebaya .
Gol Ezequiel Vidal memberikan kemenangan perdana buat PSIM di BRI Super League. Gol yang sangat layak mengingat sang pemain memang sepanjang laga sudah merepotkan pertahanan Persebaya dengan 23 operan sukses.
Ezequiel Vidal memang tak butuh waktu adaptasi bersama PSIM. Sang pemain sudah punya pengalaman berkarier di Indonesia kala membela Persita Tangerang pada 2022-2024.
Pelatih PSIM, Van Gastel mengaku senang bisa memetik kemenangan." Tentu saja kami sangat senang bisa memenangkan pertandingan pertama kami. Saya pikir ini akan menjadi standar bagi kami. Jadi saya berharap bisa melihat tim saya seperti ini setiap minggu," ujarnya dalam sesi jumpa pers.
Menurutnya berbeda dengan pramusim.
"Dan saya pikir kami bertahan dengan baik dalam pertandingan tersebut. Kedua tim memiliki peluang dan kami beruntung bisa memanfaatkan salah satu peluang terakhir yang kami dapatkan, dan kami mencetak gol. Jadi, tentu saja kami sangat senang," tambahnya.
Bek PSIM Jogja, Yusaku Yamadera mengakui sempat mengalami kesulitan di awal laga saat melawan Persebaya. Selain itu, waktu yang terbatas membuat PSIM Jogja tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan tim di pramusim.
“Tapi kami bekerja bersama dan kerja keras, itu kunci kemenangan kami hari ini,” katanya.
Pelatih Persebaya Eduardo Perez mengaku timnya sebetulnya sudah bermain baik di babak pertama. "Di babak pertama setidaknya kami memiliki dua peluang untuk cetak gol. Di babak kedua juga sama tapi sayang kecolongan," akunya.
Sementara Bruno Moreira mengaku kecewa timnya kalah di kandang."Kecewa sekali karena sepanjang pertandingan kita menekan. Mereka beruntung dengan gol tersebut," katanya.
Comment