ODENSE, CEKLISSATU -- Setelah tiba pada Sabtu (10/10) siang kemarin dan diberikan waktu istirahat penuh, tim bulutangkis Indonesia mulai memanaskan mesin pada hari Minggu (11/10) ini.
Latihan di pusat kebugaran menjadi program pertama skuad Merah-Putih sebelum turun ke lapangan menjelang turnamen Denmark Open 2026. Conditioning dan pengembalian kondisi setelah perjalanan panjang menjadi fokus dalam latihan tersebut.
"Pagi ini di gym fokus latihannya lebih ke mengembalikan kondisi tubuh setelah perjalanan panjang, jadi ada stretching, mobility, sedikit maintenance power dan sedikit maintenance endurance," ujar Ahmad Jaelani, pelatih fisik pelatnas PBSI yang mendampingi tim.
"Karena mulai nanti ada latihan teknik juga di sore harinya. Kami sudah harus persiapkan tubuh anak-anak untuk program yang akan diberikan di lapangan," lanjutnya.
Coach Ahmad Jaelani mengatakan kondisi para atlet sejauh ini bagus walau masih ada kendala sedikit kaku di beberapa bagian tubuh.
"Secara keseluruhan oke, hanya memang ada beberapa yang ngerasa kaku-kaku di bagian tubuhnya. Makanya tadi awal-awal ada yang memulai dengan mobility, release fatigue-nya menggunakan foam roller, ada yang stretching dan sebagainya. Sementara untuk adaptasi di istirahatnya semua berjalan baik," ungkap Ahmad Jaelani.
Atlet senior Fajar Alfian mengungkapkan sesi ini memang harus dilakukan karena sangat penting sebagai awalan untuk melahap program persiapan terakhir berikutnya lalu ke pertandingan.
"Sangat penting latihan pagi ini di gym untuk adaptasi ya, adaptasi badan setelah kemarin mendarat pagi sampai di hotel siang hari lalu full rest dan sekarang mencoba untuk mengembalikan kondisi tubuh sebelum sore kami latihan teknik," kata Fajar.
"Tadi saya bagaimana biar keluar dulu engapnya dan conditioning agar badan tidak kaku, lebih enak dan siap dipakai di lapangan untuk teknik," tambah Fajar.
Denmark Open 2026 akan berlangsung pada 13-18 Oktober di SJF Bank Arena, Odense.
Ajang BWF World Tour Super 750 ini menawarkan hadiah total sebesar $950.000 Dollar Amerika Serikat.
Comment