JAKARTA, CEKLISSATU -- Pecatur muda Fide Master (FM) Fabian Glen Mariano keluar sebagai juara kategori Open JAPFA Chess Festival ke-15/2025 yang berakhir hari ini, Kamis (9/10/2025) di Gedung Serbaguna Senayan Jakarta.
Sedangkan kategor putri jatuh kepada Women Internasional Master (WIM) Ivana Lasama menjadi yang terbaik di kategori Senior putri.
Fabian memastikan diri menjadi juara usai mengalahkan Internasional Master (IM) Arif Abdul Hafiz pada babak terakhir atau babak 9. Kemenangan ini membuat Fabian membukukan poin tertinggi dengan 8 poin. Sebagai juara Fabian berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp20 juta.
Sedangkan WIM Ivana Lasama menjadi yang terbaik di kategori Open setelah mengalahkan pecatur dari Kalimantan Tengah, Noor Latifah. Tambahan 1 poin dari laga ini mengantarkan Ivana meraih poin tertinggi 8 poin dari 9 babak. Ivana mendapat Rp6 juta.
Fabian Glen Mariano mengatakan capaian juara di ajang JAPFA Chess Festival 2025 ini sesuai dengan target yang dicanangkannya.
Sesuai target. Sebelum tanding saya juga udah pengen juara satu. Karena di Japfa sebelumnya saya udah mimpin terus kepleset di akhir,” kata Fabian.
Fabian mengungkapkan dari sembilan babak yang dilakoni partai yang paling adalah pada babak keempat. Ketika itu ia memegang buah hitam dan posisi caturnya sudah kalah. Ia pun sudah pasrah bakal menelan kekalahan. Namun ia beruntung karena sang lawan yang sudah dalam posisi unggul melakukan blunder.
“Musuhnya blunder jadi saya menang,” ungkapnya.
Sementara itu, WIM Ivana Lasama mengaku tak menyangka bisa menjadi juara kategori Senior Putri JAPFA Chess Festival 2025. Pasalnya, ia mengakui persiapannya menghadapi event ini kurang maksimal.
"Persiapannya sebenarnya ngga terlalu dalam sih. Mengingat ini sebenarnya mendadak juga. Daftarnya sekitar H-4 sebelum dimulai. Terus saya juga nggak kepikiran kalau misalkan main catur kilat, karena tadinya berpikir masih bisa untuk kejar kuliah, karena kebetulan masih kuliah juga. Ternyata hasilnya cukup memuaskan, walaupun tanpa persiapan yang matang, tetap bisa dapat hasil yang maksimal,” kata Ivana.
Meski berhasil jadi juara walau tanpa persiapan yang matang, Ivana tetap mengaku kurang puas dengan performanya dalam beberapa pertandingan.
“Sebenarnya kurang puas karena ada dua partai yang menurut saya saya harusnya bisa main lebih bagus lagi dan bisa menang lebih cepat lagi. Tapi malah ada hasilnya remis. Terus yang kedua juga lawan Veronica itu saya pikir ternyata partai saya tuh ada beberapa kesalahan lah, beberapa mis yang bisa dibilang di luar kendali saya. Karena saya kurang prepare,” tuturnya.
Setelah juara di JAPFA Chess Festival, Ivana berencana untuk mengikuti turnamen Christmas Cup pada Desember mendatang. Dilanjutkan dengan mengikuti turnamen di Malaysia pada Januari 2026 untuk mengejar norma Women Grand Master kedua.
Comment